logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Pelatihan Wirausaha Muda di Puncak Rembangan Dorong Kreativitas dan Kemandirian Generasi Muda Jember

  • 06 Juni 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
pelatihan-wirausaha-muda-di-puncak-rembangan-dorong-kreativitas-dan-kemandirian-generasi-muda-jember-20260606

Pelatihan Wirausaha Muda di Puncak Rembangan Dorong Kreativitas dan Kemandirian Generasi Muda Jember

JEMBER, 6 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas, kreativitas, serta semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jember melalui bidang kepemudaan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Puncak Rembangan ini diikuti oleh puluhan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember yang memiliki minat dan potensi dalam bidang usaha kreatif.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Kepemudaan dan Pembudayaan Olahraga, Deta Irama Kasih, S. ST.Par., M.M. Dalam sambutannya, Deta menyampaikan bahwa pengembangan kewirausahaan pemuda merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang mandiri, produktif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital yang penuh dengan tantangan dan peluang.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Oleh karena itu, perlu adanya ruang dan kesempatan yang mampu mendorong lahirnya ide-ide kreatif serta inovasi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

“Pelatihan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan kreativitas, kapasitas, serta semangat wirausaha di era digital. Tidak hanya teori, pelatihan ini juga menghadirkan praktik langsung pembuatan gantungan kunci dan sablon kaos sebagai bentuk penguatan keterampilan dan pengembangan produk kreatif,” ujar Deta Irama Kasih saat membuka kegiatan.

Kegiatan pelatihan dirancang dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik langsung kepada para peserta. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar kewirausahaan, pengembangan ide bisnis kreatif, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi produk.

Sebagai bentuk implementasi dari materi yang disampaikan, peserta diajak untuk mengikuti sesi praktik pembuatan gantungan kunci dan sablon kaos. Kedua keterampilan tersebut dipilih karena memiliki potensi pasar yang cukup luas dan dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai jual tinggi. Selain itu, produk-produk tersebut juga dapat dikolaborasikan dengan potensi pariwisata daerah sebagai cendera mata khas yang mampu memperkuat identitas lokal.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia usaha, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan teknis yang dapat menjadi bekal dalam membangun usaha secara mandiri. Interaksi aktif antara peserta dan narasumber menciptakan suasana pelatihan yang dinamis, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan aplikatif.

Pelaksanaan pelatihan di kawasan wisata Puncak Rembangan juga memberikan nilai tambah tersendiri. Selain menjadi lokasi yang representatif dan nyaman untuk kegiatan pembelajaran, kawasan wisata tersebut turut memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Jember kepada para peserta. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengintegrasikan sektor kepemudaan, ekonomi kreatif, dan pariwisata sebagai bagian dari pembangunan yang saling mendukung.

Melalui kegiatan ini, Disporabudpar Kabupaten Jember berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat berkarya, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi baru. Penguatan kapasitas kewirausahaan di kalangan pemuda diharapkan menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. (ram)

Galeri Foto