logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukowono

Pemcam Sukowono Gelar Kelas Dapur Sehat di Desa Baletbaru, Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting Sejak 1.000 HPK

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
pemcam-sukowono-gelar-kelas-dapur-sehat-di-desa-baletbaru-edukasi-gizi-untuk-cegah-stunting-sejak-1000-hpk-20260728

Pemcam Sukowono Gelar Kelas Dapur Sehat di Desa Baletbaru, Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting Sejak 1.000 HPK

JEMBER, 28 Juli 2026 - Pemerintah Kecamatan Sukowono melalui Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sukowono terus berkomitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program edukatif di masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kelas Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di lima titik yang tersebar di Desa Baletbaru. Pada masing-masing titik, seorang kader bertugas memberikan edukasi sekaligus melakukan demonstrasi memasak menu sehat dan bergizi yang mudah diterapkan oleh masyarakat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya gizi seimbang, tetapi juga mendapatkan contoh langsung cara mengolah makanan bergizi untuk keluarga.

Program Kelas DASHAT ini menyasar kelompok yang menjadi prioritas dalam pencegahan stunting, yaitu ibu hamil dan bayi di bawah usia dua tahun (Baduta). Kedua kelompok tersebut merupakan sasaran utama dalam pemenuhan gizi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu periode yang sangat menentukan tumbuh kembang anak dan menjadi masa paling efektif untuk mencegah terjadinya stunting.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sukowono, Prima Nur Ardiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini melalui peran aktif para kader di setiap wilayah.

“Setiap kader mendampingi 10 sasaran, sehingga total terdapat 50 sasaran yang mengikuti kegiatan ini. Fokus utama program ini adalah pencegahan stunting pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dengan sasaran ibu hamil dan bayi di bawah usia dua tahun,” jelasnya.

Melalui Kelas DASHAT, diharapkan para kader dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga pengetahuan tentang pola makan sehat dan pemenuhan gizi dapat terus disebarluaskan kepada masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, kader, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting di Kecamatan Sukowono diharapkan semakin optimal demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(rul)

Galeri Foto