logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Pemcam Sumberbaru Lepas 34 Calon Siswa Sekolah Rakyat, Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

  • 13 Juli 2026
  • Dibaca 49 Kali
Bagikan Via:
pemcam-sumberbaru-lepas-34-calon-siswa-sekolah-rakyat-putus-rantai-kemiskinan-ekstrem-20260713

Pemcam Sumberbaru Lepas 34 Calon Siswa Sekolah Rakyat, Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

JEMBER, 13 JULI 2026 - Pemerintah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, resmi melepas 34 calon siswa Sekolah Rakyat di Aula Kantor Kecamatan Sumberbaru, Senin 13 Juli 2026. Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi Program Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program pemkab ini dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan berkualitas yang berkelanjutan.

Sebanyak 34 calon siswa yang diberangkatkan terdiri atas 5 siswa jenjang SD, 8 siswa jenjang SMP, dan 21 siswa jenjang SMA. Seluruh siswa yang lolos merupakan hasil verifikasi ketat yang melibatkan pemerintah desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga pihak kecamatan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat bukan sekadar memberikan kesempatan bersekolah, melainkan sebuah investasi besar untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Menurut Gus Fawait, pengentasan kemiskinan tidak akan cukup jika hanya mengandalkan bantuan sosial (bansos) yang bersifat konsumtif, melainkan harus diintervensi lewat pendidikan.

"Sekolah Rakyat adalah bentuk kehadiran negara untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak agar memperoleh pendidikan layak. Kami ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki masa depan yang lebih baik, sehingga kelak mampu mengangkat derajat keluarganya," ujar Gus Fawait.

Senada dengan hal tersebut, Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi menyatakan komitmen penuhnya dalam mengawal program ini lewat koordinasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan program ini bukan hanya pada jumlah siswa yang berangkat, melainkan bagaimana memastikan mereka lulus dan berdampak bagi masyarakat.

"Pendidikan adalah jalan terbaik mengubah nasib. Kami berharap seluruh siswa memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan berprestasi. Pihak kecamatan akan terus mengawal ini," kata Faridj.

Guna memastikan kenyamanan belajar para siswa, Koordinator Tim Kecamatan (Katimcam) PKH Sumberbaru Lutfi Zaenurullah menjelaskan bahwa pendampingan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menyasar kondisi rumah tinggal keluarga siswa.

"Kami tidak hanya mendampingi proses belajar anak, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan keluarganya. Jika ditemukan rumah yang tidak layak huni, kami upayakan intervensi bedah rumah agar anak-anak memiliki lingkungan yang sehat untuk belajar. Bansos lain juga akan disinergikan sesuai kebutuhan," tutur Lutfi.

Melalui kolaborasi terintegrasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga pendamping PKH, Program Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Kabupaten Jember yang lebih maju, sejahtera, dan bebas dari kemiskinan. (jh8)

Galeri Foto