logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Pemeriksaan RBT Pastikan Sapi Perah Bebas Bruselosis

  • 18 Juli 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
pemeriksaan-rbt-pastikan-sapi-perah-bebas-bruselosis-20260718

Pemeriksaan RBT Pastikan Sapi Perah Bebas Bruselosis

JEMBER 17 JULI 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Jember melalui UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet), dan Klinik Hewan melaksanakan kegiatan pemeriksaan Rose Bengal Test (RBT) terhadap sampel serum sapi perah dari UPT Pembibitan dan Hijauan Makanan Ternak (HMT) Rembangan pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Keswan Kesmavet DKP3 ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyakit bruselosis sebagai langkah menjaga kesehatan ternak dan menjamin keamanan produk peternakan.

Pemeriksaan diawali dengan proses koleksi serum dari sampel darah yang telah diambil sebelumnya. Serum dipisahkan dari komponen darah lainnya sehingga dapat digunakan sebagai bahan pemeriksaan laboratorium. Selanjutnya, tim laboratorium melakukan pemeriksaan menggunakan metode Rose Bengal Test (RBT) sebagai uji skrining terhadap penyakit bruselosis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel serum yang diuji menunjukkan hasil negatif. Tidak ditemukan adanya reaksi aglutinasi yang mengindikasikan keberadaan antibodi terhadap Brucella sehingga sampel sapi perah yang diperiksa dinyatakan tidak terindikasi penyakit bruselosis.
Kepala UPTD Laboratorium Keswan Kesmavet dan Klinik Hewan DKP3 Kabupaten Jember, drh. Hariyani, mengatakan, “Pemeriksaan Rose Bengal Test menjadi bagian dari pengawasan kesehatan hewan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya bruselosis. Hasil negatif pada seluruh sampel menunjukkan kondisi yang baik, namun pengawasan tetap harus dilakukan secara berkala agar status kesehatan ternak tetap terjaga dan penyebaran penyakit dapat dicegah sejak dini.”
Melalui kegiatan ini, DKP3 Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan pengawasan kesehatan hewan melalui pemeriksaan laboratorium yang akurat dan berkesinambungan guna mendukung produktivitas peternakan, menjaga kesehatan masyarakat veteriner, serta menjamin keamanan pangan asal hewan.(ran)

Galeri Foto