PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER MONITORING DAN EVALUASI DAPUR MBG DI WILAYAH KECAMATAN SUKOWONO MELAKUKAN MONITORING KE DAPUR MBG TAHUN 2026
- 01 April 2026
- Dibaca 299 Kali
Bagikan Via:
PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER MONITORING DAN EVALUASI DAPUR MBG DI WILAYAH KECAMATAN SUKOWONO MELAKUKAN MONITORING KE DAPUR MBG TAHUN 2026
PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER MONITORING DAN EVALUASI DAPUR MBG DI WILAYAH KECAMATAN SUKOWONO.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kecamatan Sukowono melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan pada empat titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu SPPG Desa Sukowono, SPPG Desa Baletbaru, SPPG Desa Sumberwringin, Monitoring dipimpin langsung oleh Camat Sukowono selaku Kepala Wilayah, didampingi oleh Danramil Sukowono, Kapolsek Sukowono, Kepala Puskesmas Sukowono, Kasi PMKS Kecamatan Sukowono, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing Desa, tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan Kecamatan Sukowono serta Unsur Kecamatan Sukowono lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar kesehatan, higiene sanitasi, serta ketentuan teknis yang berlaku, sekaligus menjamin ketepatan sasaran penerima manfaat.
Dalam arahannya, Camat Sukowono menegaskan bahwa kualitas makanan, kebersihan dapur, kelayakan sarana prasarana, serta kepatuhan terhadap standar kesehatan merupakan aspek yang tidak dapat ditawar. Program MBG merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang aman, layak, dan berkualitas.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, diperoleh beberapa catatan sebagai berikut:
SPPG Desa Sukowono
Ditemukan beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti, antara lain kondisi kipas angin yang belum bersih, serta Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang tidak tertutup sehingga menimbulkan aroma kurang sedap. Selain itu, Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) belum dilaksanakan sebelum dapur beroperasi, serta pemeriksaan kimia air dan uji sampel makanan belum dilakukan. Adapun dari sisi tampilan dan pengemasan makanan dinilai sudah cukup baik.
SPPG Desa Baletbaru
Secara umum telah memenuhi standar yang ditetapkan. IKL, uji kelayakan air, dan uji kelayakan makanan telah dilaksanakan sesuai ketentuan. SPPG ini juga telah memperoleh Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS). Fasilitas penyimpanan dan pemorsian telah dilengkapi AC, serta pemilihan menu telah memenuhi standar kebutuhan gizi. Namun demikian, terdapat catatan terkait kemasan susu yang perlu ditingkatkan kualitasnya.
SPPG Desa Sumberwringin
Masih ditemukan beberapa kekurangan, di antaranya SPAL yang tidak lancar dan menimbulkan aroma kurang sedap, ventilasi udara yang belum representatif, dapur yang belum dicat, serta keterbatasan APAR. Selain itu, kondisi ruang pencucian alat makan belum bersih dan keramik dapur licin sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan kerja. IKL juga belum dilaksanakan. Sumber air telah tersedia dengan baik.
Seluruh temuan hasil Monitoring akan segera ditindaklanjuti oleh pengelola masing-masing SPPG dengan pendampingan dari pihak Kecamatan dan Puskesmas. Pemerintah Kecamatan Sukowono dan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala guna memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar yang ditetapkan.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara optimal, higienis, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Demikian berita ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program di wilayah Kecamatan Sukowono.
Kegiatan berjalan dengan lancar.