logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Pemkab Jember Siapkan Investasi Rp1 Triliun untuk Atasi Persoalan Sampah

  • 17 Juni 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
pemkab-jember-siapkan-investasi-rp1-triliun-untuk-atasi-persoalan-sampah-20260618

Pemkab Jember Siapkan Investasi Rp1 Triliun untuk Atasi Persoalan Sampah

JEMBER, 17 JUNI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan pengelolaan sampah yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, terutama setelah ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari sejak 1 Juni 2026. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah menghadirkan investasi senilai Rp1 triliun untuk mendukung sistem pengolahan sampah yang modern dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., usai mengukuhkan Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Kabupaten Jember di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa 16 Juni 2026 malam.

Menurut Bupati, investasi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menangani persoalan sampah di Kabupaten Jember. Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk terus mengelola sampah secara mandiri dari lingkungan masing-masing selama proses penyiapan investasi berlangsung.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan ada investasi sekitar Rp1 triliun untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Jember. Namun kami tetap mengajak masyarakat untuk terus mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya dinilai menjadi langkah yang harus terus dilakukan agar volume sampah yang dihasilkan dapat ditekan.

Secara khusus, Bupati menaruh harapan besar kepada pondok pesantren untuk menjadi bagian dari solusi. Menurutnya, nilai-nilai kebersihan telah lama diajarkan di lingkungan pesantren sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan akhlak santri.

“Kami yakin pesantren memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga kebersihan. Sejak awal para santri diajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman,” katanya.

Melalui Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji yang baru dikukuhkan, Pemerintah Kabupaten Jember berharap sinergi dengan kalangan pesantren semakin kuat. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi dan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai program pembangunan daerah, termasuk pengelolaan sampah.

Dengan dukungan masyarakat, pesantren, dan investasi yang tengah disiapkan, Pemkab Jember optimistis mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. (al)

Galeri Foto