logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

DPMPTSP Jember Perkuat Kompetensi Aparatur Melalui Workshop LKPM, Tingkatkan Kualitas Pendampingan Investasi

  • 02 Juli 2026
  • Dibaca 50 Kali
Bagikan Via:
dpmptsp-jember-perkuat-kompetensi-aparatur-melalui-workshop-lkpm-tingkatkan-kualitas-pendampingan-investasi-20260708

DPMPTSP Jember Perkuat Kompetensi Aparatur Melalui Workshop LKPM, Tingkatkan Kualitas Pendampingan Investasi

JEMBER, 02 JULI 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember terus memperkuat kompetensi aparaturnya demi mengoptimalkan pelayanan bagi pelaku usaha sekaligus mendongkrak iklim investasi daerah.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Workshop Daring Peningkatan Pemahaman Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Acara ini diselenggarakan oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Timur melalui Zoom Meeting pada Rabu 01 Juli 2026.

Forum yang diikuti oleh DPMPTSP kabupaten/kota se-Jawa Timur ini menjadi ruang penguatan kapasitas aparatur, khususnya dalam mekanisme asistensi LKPM melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA). Melalui pembekalan ini, DPMPTSP Jember berkomitmen menghadirkan layanan perizinan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam sesi pemaparan, Tim Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Febri Kurniawan, mengupas tuntas tata cara pengisian LKPM Tahap Produksi Triwulan II Tahun 2026. Materi esensial yang dibahas meliputi verifikasi data pelaku usaha, validasi Nomor Induk Berusaha (NIB), kesesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), hingga sinkronisasi data investasi dengan kondisi riil perusahaan.

"Pelaporan LKPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sumber data strategis bagi pemerintah untuk memetakan realisasi investasi dan menyusun kebijakan. Oleh karena itu, kualitas pendampingan dari pemerintah daerah menjadi kunci agar data yang disampaikan pelaku usaha valid dan tepat waktu," ujar Febri Kurniawan.

Selain aspek teknis, para peserta memperdalam pemahaman mengenai pelaporan modal tetap, modal kerja, dan realisasi investasi periode berjalan. Akurasi data ini dinilai sangat krusial karena menjadi dasar penyusunan statistik investasi nasional serta evaluasi perkembangan ekonomi yang tepat sasaran.

Melalui simulasi langsung pada aplikasi OSS-RBA, aparatur DPMPTSP Jember juga mengasah proses validasi data sebelum LKPM dikirimkan oleh pelaku usaha. Penguatan ini mencakup implementasi pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko guna meminimalkan potensi kesalahan pelaporan di tingkat investor.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini adalah bukti komitmen instansinya dalam memberikan pelayanan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.

"Kami ingin tim memberikan pendampingan yang cepat, tepat, dan solutif bagi pelaku usaha di Jember. Kepatuhan LKPM yang meningkat akan menghasilkan data investasi berkualitas sebagai fondasi kuat dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah," tegas Isnaini.

Keikutsertaan Tim Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Jember dalam forum ini menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk memodernisasi tata kelola investasi. Dengan kapasitas aparatur yang semakin tangguh, DPMPTSP Jember optimistis mampu meningkatkan daya saing investasi daerah secara berkelanjutan. (zz)

Galeri Foto