logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Program UHC Jadi Harapan Warga, Bunga Desaku Mini di Patrang Sudah Membuktikan

  • 12 Juli 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
program-uhc-jadi-harapan-warga-bunga-desaku-mini-di-patrang-sudah-membuktikan-20260713

Program UHC Jadi Harapan Warga, Bunga Desaku Mini di Patrang Sudah Membuktikan

JEMBER, 11 JULI 2026 โ€“ Program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali membuktikan dampak nyatanya bagi masyarakat. Melalui akselerasi pelayanan dalam kegiatan "Bunga Desaku Mini" di Kecamatan Patrang, Sabtu 11 Juli 2026, keluhan warga terkait keterbatasan biaya berobat langsung tertangani di tempat.

Kegiatan yang menyasar empat kelurahanโ€”Slawu, Banjarsengon, Jumerto, dan Bintoroโ€”ini menjadi ruang serap aspirasi sekaligus pelayanan publik terintegrasi. Hadir dalam acara tersebut Camat Patrang, Ajib, S.IP., bersama Ketua Umum Srikandi Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Kabupaten Jember, Hermin, S.Pd., M.Pd.I.

Dalam forum tersebut, Hermin memaparkan sejumlah program prioritas Pemkab Jember yang menyentuh hajat hidup orang banyak, seperti Beasiswa Cinta Bergema, Gerobak Cinta, dan UHC.

"UHC adalah wujud komitmen nyata Pemkab Jember agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa perlu mencemaskan biaya," ujar Hermin.

Nilai utama dari program ini langsung teruji saat dialog di Kelurahan Jumerto. Seorang warga menyampaikan kekhawatirannya karena membutuhkan penanganan medis namun terbentur masalah finansial. Merespons aduan tersebut, tim gabungan di lapangan langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan untuk memproses jaminan UHC pasien.

Kepala Puskesmas Banjarsengon, drg. Driana Desy, M.Kes., menegaskan bahwa birokrasi UHC kini sangat memihak masyarakat. Warga Jember hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk mengakses layanan kesehatan gratis.

"Jika ada kendala administrasi, petugas kami yang akan proaktif membantu verifikasi. Yang terpenting, masyarakat segera mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan," kata drg. Driana.

Sementara itu, Camat Patrang, Ajib, S.IP., mengapresiasi sinergi lintas sektor yang membuat birokrasi menjadi sangat responsif. Menurutnya, Bunga Desaku Mini berhasil memotong jarak antara pemerintah dan warga.

"Melalui kegiatan ini, kita bisa langsung mencarikan solusi di tempat. Harapannya, aksesibilitas UHC ini semakin luas sehingga tidak ada lagi warga Patrang yang menunda berobat hanya karena tidak punya biaya," tegas Ajib.

Melalui integrasi pelayanan yang cepat dan mudah ini, Pemkab Jember bersama Pemerintah Kecamatan Patrang berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kehadiran program UHC menegaskan bahwa pelayanan publik yang inklusif dan berpihak pada rakyat bukan lagi sebatas wacana, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh warga. (naf)

Galeri Foto