Pemutakhiran Data Bansos, Warga Bangsalsari Diajak Berpartisipasi Jadi Agen
- 03 November 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Pemutakhiran Data Bansos, Warga Bangsalsari Diajak Berpartisipasi Jadi Agen
JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 - Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data masyarakat melalui Portal Perlinsos sebagai upaya memperkuat ketepatan sasaran program bantuan sosial. Proses pendataan tersebut juga berlangsung di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, dengan melibatkan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan pemutakhiran data dilaksanakan di Kantor PKH Kecamatan Bangsalsari pada Selasa, 03 November 2026. Pendamping Sosial PKH, Rima Kartikasari, menjelaskan bahwa proses pendataan mencakup dua kelompok sasaran, yakni warga yang telah menerima bantuan sosial untuk melakukan registrasi ulang serta masyarakat yang belum pernah menerima bantuan tetapi ingin mengajukan diri sebagai calon penerima.
Pendataan ini tidak hanya menyasar penerima bantuan PKH, tetapi juga penerima bantuan sembako serta warga yang belum mendapatkan bantuan sosial sama sekali.
Proses pemutakhiran data membutuhkan waktu karena cakupannya meliputi seluruh wilayah Kecamatan Bangsalsari. Selain memasukkan data administrasi, petugas juga melakukan pemindaian wajah atau face scanning sehingga dalam kondisi tertentu harus mendatangi langsung warga yang menjadi sasaran pendataan.
Pelaksanaannya menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah gangguan akses akibat server yang kerap menjalani pemeliharaan (maintenance). Kondisi tersebut dapat memperlambat proses input dan verifikasi data, terlebih kegiatan pemutakhiran dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Dengan cakupan wilayah dan jumlah sasaran yang besar, diperlukan kerja sama berbagai pihak agar proses pendataan dapat berjalan lebih efektif.
Pemutakhiran data melalui Portal Perlinsos tidak hanya menjadi tanggung jawab Pendamping PKH. Keterlibatan unsur lain juga diperlukan, mulai dari RT, RW, pemerintah desa, TNI, hingga Polri.
Partisipasi masyarakat pun terbuka melalui peran sebagai Agen Perlinsos, yang dapat membantu proses penginputan data warga di lingkungan masing-masing.
Berdasarkan data akumulasi Kabupaten Jember per 1 November 2026, jumlah warga yang telah terdaftar mencapai 124.551 orang, dengan cakupan sebesar 13,15 persen.
Angka tersebut merupakan capaian tingkat Kabupaten Jember, bukan khusus Kecamatan Bangsalsari.
Camat Bangsalsari, Beny Armindo Ginting, S.STP., mengimbau masyarakat agar turut berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui peran sebagai Agen Perlinsos.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat di tingkat lingkungan akan membantu memperluas jangkauan pendataan sekaligus mendorong tersedianya informasi yang lebih akurat mengenai kondisi sosial ekonomi warga.
“Pemutakhiran data bantuan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak. RT, RW, pemerintah desa, dan masyarakat memiliki peran penting karena paling dekat dengan kondisi warga di lingkungannya. Kami mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk ikut membantu sebagai Agen Perlinsos, sehingga warga yang membutuhkan dapat terdata dengan lebih baik,” jelas Beny.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait) dalam mendorong pelayanan publik dan program perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.
Melalui pemutakhiran data secara berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan data penerima bantuan sosial semakin akurat, sehingga kebijakan bantuan dapat menjangkau masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhannya. (yun)