PENERBANGAN PERMANEN JAKARTA–JEMBER BANDARA NOTOHADINEGORO RESMI AKTIF KEMBALI
- 13 November 2025
- Dibaca 699 Kali
Bagikan Via:
PENERBANGAN PERMANEN JAKARTA–JEMBER BANDARA NOTOHADINEGORO RESMI AKTIF KEMBALI
Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. Setelah melalui berbagai tahap evaluasi dan koordinasi, akhirnya penerbangan reguler rute Jakarta–Jember–Jakarta kembali beroperasi secara permanen di Bandara Notohadinegoro Jember mulai 11 November 2025. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah Jember dengan pusat perekonomian nasional, sekaligus menandai babak baru kebangkitan sektor transportasi udara di daerah Tapal Kuda.
Selasa 11 November 2025, penerbangan permanen Jakarta–Jember–Jakarta resmi beroperasi dua kali dalam seminggu, tepatnya setiap Selasa dan Kamis. Maskapai Fly Jaya dipercaya menjadi operator utama dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 yang mampu mengangkut lebih dari 70 penumpang dalam sekali terbang. Tiket dapat diperoleh secara daring melalui flyjaya.com atau tiket.com dan traveloka.
Langkah ini menandai berakhirnya masa percobaan penerbangan yang sempat dijalankan pada pertengahan tahun 2025, dan kini menjadi jadwal tetap (permanen) yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan perjalanan udara masyarakat Jember secara berkelanjutan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember dan maskapai Fly Jaya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat. Penerbangan ini juga didukung oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses transportasi antarwilayah di Indonesia.
Penerbangan permanen ini resmi beroperasi sejak Selasa, 11 November 2025. Tanggal tersebut dipilih bukan hanya sebagai simbol dimulainya konektivitas baru, tetapi juga sebagai momen strategis untuk menyambut akhir tahun dengan semangat kemajuan daerah. Sejak hari pertama pembukaan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi terutama dari kalangan pelaku bisnis, pegawai negeri, hingga mahasiswa yang kerap melakukan perjalanan ke Jakarta.
Seluruh penerbangan beroperasi melalui Bandara Notohadinegoro Jember, yang berlokasi di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Bandara ini menjadi satu-satunya pintu udara utama di wilayah Jember dan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Penerbangan ini melayani rute langsung ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang dikenal strategis dan dekat dengan pusat pemerintahan serta bisnis.
Pemerintah daerah menilai bahwa kebutuhan masyarakat Jember terhadap transportasi udara semakin meningkat. Sebelum adanya penerbangan ini, masyarakat harus menempuh perjalanan darat hingga beberapa jam ke Surabaya atau Banyuwangi untuk bisa terbang ke Jakarta. Dengan aktifnya Bandara Notohadinegoro secara permanen, diharapkan waktu tempuh bisa lebih efisien, biaya perjalanan lebih hemat, dan peluang ekonomi baru dapat terbuka lebar.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, A.Md.LLAJ., ST., M.Si., menyampaikan harapannya terhadap kehadiran penerbangan permanen ini:
“Kami ingin Bandara Notohadinegoro tidak hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga benar-benar berfungsi sebagai penggerak mobilitas dan ekonomi masyarakat Jember. Dengan penerbangan reguler yang kini bersifat permanen, kami berharap semakin banyak pihak yang memanfaatkan fasilitas ini untuk kepentingan bisnis, wisata, maupun sosial,” ujar beliau.
Dengan adanya penerbangan permanen ini, Jember menegaskan diri sebagai daerah yang terus berkembang, membuka akses baru, dan siap menjadi bagian penting dalam jaringan konektivitas nasional. Jember Baru, Jember Maju.
Dishub Kabupaten Jember terus membuka diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat demi peningkatan kualitas layanan transportasi udara di Jember. Warga dapat menyampaikan masukan melalui akun media sosial resmi Dishub Kabupaten Jember, atau langsung melalui kanal “Wadul Gus E” dan “Gus Fawait” untuk penanganan yang cepat dan transparan. Terima Kasih.