logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Penonton Membludak, Warung Diserbu Pembeli! Karnaval Tegalgede Diikuti Peserta dari Italia

  • 17 Oktober 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
penonton-membludak-warung-diserbu-pembeli-karnaval-tegalgede-diikuti-peserta-dari-italia-20261018

Penonton Membludak, Warung Diserbu Pembeli! Karnaval Tegalgede Diikuti Peserta dari Italia

JEMBER, 17 OKTOBER 2026 – Ribuan pasang mata memadati pinggir jalan, sementara warung-warung kecil penjual makanan dan minuman dipenuhi pembeli. Pemandangan itu mewarnai Karnaval Budaya Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Sabtu, 17 Oktober 2026. Tak sekadar menjadi panggung kreativitas warga, agenda yang digelar Kelurahan Tegalgede tersebut juga menghadirkan peluang ekonomi bagi pedagang lokal.

Karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diikuti 22 regu peserta. Mereka menampilkan beragam kostum adat, busana kreasi modern, hingga kesenian tradisional, termasuk barongan. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya penonton yang menyaksikan parade di sepanjang rute kegiatan.

Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, S.T., M.M., mengatakan, karnaval budaya merupakan agenda tahunan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga keberagaman budaya.

“Karnaval ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga mampu menumbuhkan kebersamaan, menjaga budaya, dan memberikan manfaat bagi warga Tegalgede,” ujar Shierley.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan. Partisipasi puluhan regu memperlihatkan besarnya ruang yang tersedia bagi warga untuk berkontribusi dalam perayaan budaya di lingkungan mereka.

Dampak kegiatan juga terlihat dari aktivitas perdagangan di sepanjang lokasi karnaval. Warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman tampak dipenuhi pembeli. Ramainya pengunjung memberikan kesempatan bagi pedagang untuk melayani konsumen di tengah berlangsungnya parade.

Shierley berharap keramaian tersebut dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat. Dengan melibatkan warga dan menghadirkan pengunjung, kegiatan budaya diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan, tetapi turut menggerakkan usaha kecil di lingkungan kelurahan.

Daya tarik karnaval semakin terasa dengan kehadiran seorang warga asal Italia bernama Angelika yang ikut berjalan bersama barisan peserta mengenakan busana khas daerah. Kehadirannya menarik perhatian warga sekaligus menambah warna dalam perayaan budaya tersebut.

Partisipasi pelajar mancanegara itu menjadi sisi menarik dari penyelenggaraan tahun ini. Karnaval tingkat kelurahan tidak hanya mempertemukan masyarakat melalui seni dan tradisi, tetapi juga membuka ruang interaksi dengan pengunjung dari latar belakang berbeda.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan ditutup dengan tertib. Bagi Kelurahan Tegalgede, kemeriahan tersebut menjadi momentum untuk terus mendorong kreativitas warga, menjaga tradisi, dan memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.

Karnaval Budaya Tegalgede pun menunjukkan bahwa perayaan di tingkat kelurahan dapat menghadirkan lebih dari sekadar tontonan. Di tengah parade dan kerumunan penonton, ada ruang bagi budaya lokal untuk terus hidup sekaligus peluang bagi pedagang kecil untuk memperoleh manfaat dari ramainya pengunjung. (sar)

Galeri Foto