Penyaluran Bantuan Pangan di Bangsalsari dan Badean Capai 87 Persen
- 25 Mei 2026
- Dibaca 490 Kali
Bagikan Via:
Penyaluran Bantuan Pangan di Bangsalsari dan Badean Capai 87 Persen
JEMBER, 25 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Bangsalsari melalui unsur pendamping bersama Pemerintah Desa (Pemdes) melaksanakan kegiatan pemantauan dan koordinasi terhadap capaian penyaluran Program Bantuan Pangan (PBP) Tahun 2026 di dua desa, yakni Desa Bangsalsari dan Desa Badean, pada Minggu, 24 Mei 2026 mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, serta memberikan ruang evaluasi terhadap sisa penerima manfaat yang belum melakukan pengambilan bantuan. Pemantauan dilakukan oleh unsur PMKS Kecamatan Bangsalsari, anggota Seksi Pemerintahan dan Trantibum Kecamatan Bangsalsari, serta perangkat desa di masing-masing wilayah.
Pada penyaluran kali ini, bantuan pangan yang disalurkan merupakan alokasi bulan FebruariโMaret 2026 dengan bentuk bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, penerima diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan, antara lain membawa undangan, identitas diri berupa KTP apabila mengambil sendiri, serta dokumen pendukung tambahan apabila pengambilan dilakukan oleh perwakilan dalam satu Kartu Keluarga, perwakilan di luar KK, maupun mekanisme pengganti.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Desa Bangsalsari menunjukkan capaian penyaluran yang cukup tinggi. Dari total alokasi sebanyak 1.888 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebanyak 1.613 KPM atau 85 persen telah menerima bantuan, sementara 275 KPM atau 15 persen masih belum melakukan pengambilan.
Jika dirinci berdasarkan tipe penyaluran, kategori normal mencatat 1.170 KPM telah menerima bantuan dan 275 KPM belum menerima. Sementara melalui mekanisme perwakilan satu KK tercatat 242 penerima, perwakilan beda KK sebanyak 97 penerima, dan kategori pengganti sebanyak 104 penerima. Tidak terdapat penyaluran melalui mekanisme kolektif.
Sementara itu, di Desa Badean, capaian penyaluran juga menunjukkan hasil positif. Dari total 1.709 KPM, sebanyak 1.494 KPM atau 87 persen telah menerima bantuan, sedangkan 215 KPM atau 13 persen masih belum tersalurkan.
Rinciannya, pada kategori normal tercatat 1.164 penerima telah menerima bantuan dan 215 penerima belum mengambil. Penyaluran melalui perwakilan satu KK mencapai 188 penerima, perwakilan beda KK sebanyak 135 penerima, serta kategori pengganti sebanyak 7 penerima. Sama seperti desa sebelumnya, tidak terdapat penyaluran kolektif.
Melalui kegiatan pemantauan ini, tim kecamatan bersama pemerintah desa juga melakukan koordinasi untuk mengidentifikasi penyebab masih adanya penerima yang belum mengambil haknya, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian distribusi agar bantuan dapat diterima secara optimal.
Kepala Seksi PMKS Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, dalam komentarnya menyampaikan bahwa pendampingan dan pemantauan lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah dapat diterima sesuai ketentuan serta mendukung tertib administrasi.
โPenyaluran bantuan pangan bukan hanya tentang distribusi bantuan, tetapi juga memastikan proses berjalan akuntabel, tertib, dan menjangkau seluruh penerima yang berhak. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar masyarakat yang belum mengambil bantuan dapat segera terfasilitasi sesuai mekanisme yang berlaku,โ ujarnya.
Novi juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan kelengkapan dokumen saat pengambilan bantuan serta aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila terdapat kendala administrasi.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berharap sinergi antara pemerintah desa, tim pendamping, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga seluruh program perlindungan sosial dari pemerintah dapat tersalurkan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (yun)