Peringati HAN 2026, Ning Gyta : Anak Ibarat Bibit Yang Memiliki Karakter dan Keunikan Tersendiri
- 10 Agustus 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Peringati HAN 2026, Ning Gyta : Anak Ibarat Bibit Yang Memiliki Karakter dan Keunikan Tersendiri
JEMBER, 10 AGUSTUS 2026 - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Senin 10 Agustus 2026, digelar di alun-alun dan diikuti oleh ribuan peserta se Kabupaten Jember, tidak hanya murid PAUD, IGRA, dan TK saja, tapi juga wali dari anak-anak TK.
Acara HAN 2026 ini sendiri memecahkan 3 rekor MURI sekaligus, yakni peserta melukis di kain celemek terbanyak, yang diikuti oleh sekitar 2.623 guru PAUD, memainkan seni Marakas, yakni musik dari botol yang di isi oleh biji-bijian oleh 6000 lebih pesera, serta senam penyandang disabilitas terbanyak, yakni mencapai 248 peserta.
Ning Gyta Eka Puspita SE. MSc., yang juga Bunda PAUD Kabupaten Jember, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa anak adalah generasi yang akan memimpin di masa mendatang.
Dengan berbagai perilaku, anak - anak memiliki karakter dan keunikan tersendiri, oleh karenanya, guru atau orang tua harus memahami masing-masing karakter anak tersebut.
"Anak itu memiliki karakter dan keunikan tersendiri, ibarat sebuah bibit, kita sebagai orang tua baik guru, harus memupuk menjadi bibit yang unggul, kalau bibit lombok jangan paksakan menjadi bibit semangka, tapi pupuklah bibit itu, agar menjadi bibit yang unggul," pesan Ning Gyta.
Selain itu, Ning Gyta juga berharap, wali murid dan juga guru, menjaga perilaku anak-anaknya, baik saat dirumah maupun disekolah, jangan sampai anak-anak yang masih usia dini, terpengaruh dengan budaya luar yang tidak mencerminkan budaya dan adat di Indonesia.
"Anak-anak adalah generasi yang kelak akan memimpin bangsa ini, sebagai orang tua, tugas kita adalah untuk menjaga dan mengarahkan, jangan sampai anak-anak kita terpengaruh oleh budaya yang bukan budaya kita, terlebih di era digitalisasi," pungkasnya.
Acara HAN 2026 ini sendiri dihadiri oleh PJ. Sekda Jember, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bunda PAUD tingkat kecamatan, tokoh agama dan juga dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Acara HAN 2026 ini sendiri juga dilaunching Buku Cerita sebagai pembelajaran anak-anak PAUD oleh Ning Gyta Eka Puspita. (Al)