logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Perkuat Kelembagaan Posyandu, DPMD Jember Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader

  • 02 November 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
perkuat-kelembagaan-posyandu-dpmd-jember-dukung-percepatan-penurunan-stunting-melalui-pemberdayaan-kader-20261103

Perkuat Kelembagaan Posyandu, DPMD Jember Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader

JEMBER, 02 NOVEMBER 2026 - Penguatan kelembagaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Penguatan Kelembagaan Posyandu melalui Pemberdayaan Kader dan Pemberian Bahan Makanan Tambahan Balita guna Mendukung Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Senin 02 November 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Selain meningkatkan kapasitas kelembagaan, pemberdayaan kader juga menjadi perhatian penting agar pelayanan Posyandu semakin optimal, terarah, dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat.

Pemberdayaan kader Posyandu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran kader sangat penting, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi kesehatan keluarga, hingga membantu mengidentifikasi sejak dini risiko permasalahan gizi pada anak.

Dalam kegiatan tersebut, pemberian bahan makanan tambahan bagi balita juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak. Langkah ini diharapkan mampu membantu mendorong tumbuh kembang balita secara optimal sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., menyampaikan bahwa penguatan Posyandu harus menjadi perhatian bersama karena keberadaannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat desa.

Menurutnya, Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Penguatan kelembagaan Posyandu harus diikuti dengan peningkatan kapasitas kader dan dukungan seluruh pihak. Kader merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka perlu mendapatkan pembinaan dan dukungan agar pelayanan kepada ibu dan balita semakin berkualitas,” ujarnya.

DPMD Jember terus mendorong penguatan peran pemerintah desa dalam mendukung kegiatan Posyandu agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari ancaman stunting. (ach)

Galeri Foto