Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergitas Penanggulangan Bencana, BPBD Jember Kukuhkan Satgas Kebencanaan IARMI
- 02 November 2026
- Dibaca 421 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergitas Penanggulangan Bencana, BPBD Jember Kukuhkan Satgas Kebencanaan IARMI
JEMBER, 02 NOVEMBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim BPBD dan IARMI dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan serta sinergitas pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (31 Oktober–01 November 2026), tersebut dipusatkan di Camping Ground Wisata Sungai Kalijompo, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana, sekaligus memperkuat kolaborasi antara unsur pemerintah, organisasi, akademisi, dan relawan kebencanaan. Melalui kegiatan yang menggabungkan pembekalan materi, praktik lapangan, diskusi, serta aktivitas kebersamaan tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman dan kesiapan yang lebih baik dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 31 Oktober 2026 dengan registrasi peserta, dilanjutkan apel pembukaan pada pukul 15.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, sambutan disampaikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Jember, Ir. Anang Dwi Resdianto, S.T., M.M., M.T., serta Ketua DPP IARMI Jawa Timur, Dr. Agung Subagyo, S.STP., M.Si. Setelah pembukaan, peserta mengikuti dinamika kelompok dan latihan pendirian tenda sebagai bagian dari pembentukan kekompakan serta pengenalan keterampilan dasar dalam kegiatan lapangan.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan agenda NGOPI (Ngobrol Pintar) yang mengangkat tema Mitigasi Kebencanaan. Diskusi tersebut menghadirkan Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si.; Kepala Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. M. Hamdi HS, S.IP., M.A.P.; Ketua DPK IARMI Jember, Zainul Arifin, S.Pd., M.Pd.; serta relawan kebencanaan sekaligus anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Agus Dwi Martono.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, upaya penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kerja sama berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta relawan kebencanaan.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi membutuhkan keterlibatan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, kami ingin membangun kesiapsiagaan bersama, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kemampuan setiap unsur dalam memahami dan menjalankan perannya dalam penanggulangan bencana. IARMI memiliki potensi untuk menjadi bagian dari kekuatan relawan kebencanaan yang dapat bersinergi dengan BPBD dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember,” ungkap Edy Budi Susilo.Ia juga menegaskan bahwa pemahaman mengenai mitigasi dan pengurangan risiko bencana perlu terus diperkuat agar setiap unsur memiliki pengetahuan tentang peran dan tanggung jawab masing-masing. Sinergitas, komunikasi, dan koordinasi yang baik menjadi modal penting dalam membangun kesiapan bersama, baik pada tahap pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, maupun pemulihan pascabencana.
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Berbagai wawasan dari unsur pemerintah, akademisi, organisasi, dan relawan menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman peserta mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam keakraban yang diisi api unggun, makan bersama, hiburan, dan ramah tamah guna membangun solidaritas serta kebersamaan antarpeserta.
Memasuki hari kedua, Minggu 01 November 2026, kegiatan diawali dengan senam bersama dan penanaman 30 bibit pohon secara simbolis yang melibatkan BPBD Kabupaten Jember, IARMI Kabupaten Jember, serta relawan kebencanaan. Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang turut memberikan perhatian terhadap upaya menjaga lingkungan.
Selanjutnya, peserta mengikuti agenda peningkatan kapasitas sesuai dengan kelompok masing-masing. Tim BPBD Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan outbound untuk meningkatkan kekompakan, kerja sama tim, dan kapasitas personel. Sementara itu, anggota IARMI Kabupaten Jember mendapatkan pembekalan teknis mengenai Water Rescue dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang disampaikan oleh S. Jefrianzah Putra dan Kurniawan dari Basarnas Pos SAR Jember.
Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 10.30 WIB melalui apel penutupan yang dirangkaikan dengan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Kebencanaan IARMI Kabupaten Jember oleh Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari rangkaian penutupan kegiatan.
Pengukuhan Satgas Kebencanaan IARMI Kabupaten Jember menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring kolaborasi dan kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Jember. Keberadaan satgas diharapkan dapat memperkuat keterlibatan unsur organisasi dalam mendukung kegiatan kemanusiaan serta membangun koordinasi dengan BPBD dan unsur terkait.
Edy Budi Susilo juga berharap, pengukuhan Satgas Kebencanaan IARMI Kabupaten Jember tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kapasitas, kepedulian, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan misi kemanusiaan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh unsur diharapkan dapat memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Jember yang lebih tangguh dan tanggap terhadap bencana.Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap peningkatan kapasitas tidak hanya berhenti pada pemahaman materi, tetapi juga dapat diterapkan dalam bentuk kesiapsiagaan, kepedulian sosial, dan tindakan nyata ketika menghadapi situasi kebencanaan. Kolaborasi antara BPBD, IARMI, Basarnas, akademisi, dan relawan menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan masyarakat serta mengurangi risiko dampak bencana.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan hubungan koordinasi dan sinergitas antarlembaga semakin kuat sehingga seluruh unsur memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Jember. (tgh)