logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

115 KK di Patrang Jember Krisis Air Bersih, Warga Harus Tempuh 1 Kilometer ke Sungai

  • 29 September 2026
  • Dibaca 102 Kali
Bagikan Via:
115-kk-di-patrang-jember-krisis-air-bersih-warga-harus-tempuh-1-kilometer-ke-sungai-20260929

115 KK di Patrang Jember Krisis Air Bersih, Warga Harus Tempuh 1 Kilometer ke Sungai

JEMBER, 29 September 2026 — Sebanyak 115 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Cangkring, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, terdampak kekeringan. Sejak Agustus 2026, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur mereka mulai mengering dan sebagian sumber air tidak lagi layak digunakan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sejumlah warga bahkan harus menempuh jarak sekitar satu kilometer dari rumah menuju sungai untuk mendapatkan air. Kondisi tersebut terutama berdampak pada pemenuhan kebutuhan minum dan keperluan rumah tangga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kemudian menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga terdampak pada Senin, 28 September 2026 malam.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Parmuji, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran perdana untuk warga di wilayah Jalan Dr. Soebandi, RT 01 dan RT 02 RW 03, Lingkungan Cangkring.

"Sejak Agustus warga mengalami kekurangan air bersih karena sumur mulai mengering dan sumber air yang tersedia tidak layak digunakan. Untuk kebutuhan air, warga harus mencari sumber lain hingga sekitar satu kilometer," kata Parmuji, Senin malam.

Berdasarkan pendataan, sebanyak 65 KK dari total 80 KK di RT 01 RW 03 terdampak kekeringan. Sementara di RT 02 RW 03 terdapat 50 KK terdampak dari total 64 KK. Dengan demikian, total terdapat 115 KK yang membutuhkan pasokan air bersih.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 20.40 WIB dan tiba pukul 21.00 WIB. Petugas kemudian mendistribusikan satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter ke tiga tandon milik BPBD yang telah tersedia di lokasi.

Selain menyalurkan air, petugas juga mengimbau warga agar menghemat penggunaan air bersih mengingat kondisi kekeringan masih berlangsung.

Distribusi tersebut dilakukan berdasarkan Surat Kelurahan Patrang Nomor 176/35.09.02.2007/2026 tertanggal 20 September 2026 tentang usulan penyediaan pengiriman air bersih. Penanganan juga mengacu pada SK Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali dengan tangki berkapasitas 5.000 liter. Penanganan lebih lanjut juga diusulkan kepada dinas terkait untuk mengatasi persoalan sumber air warga.

Kegiatan selesai pukul 22.00 WIB tanpa kendala. Distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, ketua RT/RW, dan warga setempat.(tgh)

Galeri Foto