Akselerasi Instruksi Gus Bupati untuk Jember Bebas Stunting, Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas Kaliwates Turun Langsung Salurkan Nutrisi Tambahan di Posyandu Aster 28
- 04 Februari 2026
- Dibaca 252 Kali
Bagikan Via:
Akselerasi Instruksi Gus Bupati untuk Jember Bebas Stunting, Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas Kaliwates Turun Langsung Salurkan Nutrisi Tambahan di Posyandu Aster 28
KALIWATES – Sinergi lintas sektor dalam penanganan stunting (tengkes) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Kaliwates. Pada hari ini, Rabu (04/02/2026), Camat Kaliwates, Lurah Kaliwates, dan Kepala Puskesmas Kaliwates melakukan kunjungan kerja sekaligus menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu formula khusus bagi balita di Posyandu Aster 28, RW 04, Kelurahan Kaliwates. Hal ini sejalan dengan instruksi langsung dari Gus Bupati, Gus Muhammad Fawait, SE, M.Sc untuk memastikan penanganan kesehatan warga dan khususnya balita stunting mendapatkan prioritas untuk dituntaskan ditahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi gizi spesifik yang menyasar langsung ke kantong-kantong wilayah dengan risiko stunting. Kehadiran tiga pilar utama kesehatan dan pemerintahan kecamatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal tumbuh kembang anak di awal tahun 2026 ini.
Dalam kunjungannya, Dwi Sunu Arinugroho, S.Sos, Camat Kaliwates menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan di belakang meja. Menurutnya, pemantauan langsung ke Posyandu sangat krusial untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dikonsumsi oleh balita yang membutuhkan.
"Hari ini kami hadir lengkap bersama Pak Lurah dan Kepala Puskesmas di RW 04. Ini adalah bukti komitmen kami bahwa urusan stunting adalah prioritas mendesak. Susu formula yang dibagikan hari ini adalah stimulus nutrisi, namun peran orang tua dalam menjaga pola asuh dan kebersihan lingkungan tetap menjadi kunci utama," ujar Camat Kaliwates di sela-sela kegiatan.
Senada dengan Camat, Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, S.Si, S.Sos, MM, menjelaskan bahwa RW 04 dipilih sebagai lokasi fokus karena adanya data balita yang memerlukan atensi khusus dalam grafik pertumbuhan. Pihak kelurahan, menurutnya, akan terus mengaktifkan peran kader Posyandu Aster 28 untuk memantau perkembangan harian balita pasca-pemberian bantuan.
Sementara itu, dari sisi medis, Kepala Puskesmas Kaliwates, dr. Rumi Enggarwati, MM, menekankan bahwa susu formula yang diberikan telah melalui penapisan gizi oleh ahli gizi Puskesmas. Ia mengingatkan bahwa bantuan ini bersifat medis dan harus sesuai takaran.
"Kami melakukan terus melakukan pemantauan hingga hari ini. Susu yang diberikan diformulasikan untuk mengejar ketertinggalan berat dan tinggi badan. Kami dari Puskesmas akan melakukan evaluasi berkala untuk melihat efektivitas intervensi ini terhadap grafik pertumbuhan anak di Posyandu Aster 28," jelas Kepala Puskesmas.
Suasana di Posyandu Aster 28 tampak antusias. Para ibu balita menyambut baik langkah proaktif dari jCamat, Lurah dan Kepala Puskesmas dan Ketua TP.PKK Kelurahan Kaliwates yang hadir langsung dilokasi. Selain pembagian susu, kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat mengenai menu gizi seimbang berbahan pangan lokal yang murah namun kaya protein.
Langkah kolaboratif di RW 04 Kelurahan Kaliwates ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di posyandu-posyandu lain, guna memastikan Kecamatan Kaliwates bebas dari kasus stunting baru pada akhir tahun 2026.