Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Kecamatan Mayang Gelar Bimbingan Teknis SIM PKK
- 20 Oktober 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Kecamatan Mayang Gelar Bimbingan Teknis SIM PKK
JEMBER, 20 OKTOBER 2026 - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Mayang terus mendorong peningkatan kualitas administrasi dan pengelolaan data organisasi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (SIM PKK). Kegiatan yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin tersebut dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, di ruang pertemuan Kecamatan Mayang.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kader PKK dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Mayang serta anggota TP PKK Kecamatan Mayang. Pelaksanaan bimtek bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader dalam mengelola data secara digital, sekaligus memperkuat ketertiban administrasi dan efektivitas pelaksanaan program PKK.
Ketua TP PKK Kecamatan Mayang, Ika Huda, membuka sekaligus memimpin kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pemanfaatan SIM PKK tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi melalui pengelolaan data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Menurutnya, administrasi PKK yang selama ini masih banyak mengandalkan dokumen manual, seperti buku administrasi, formulir, dan laporan kegiatan, perlu terus dikembangkan menuju sistem digital yang lebih efektif dan mudah diakses sesuai kebutuhan.
“Melalui bimtek SIM PKK ini, kita mendorong transformasi administrasi manual menuju tata kelola berbasis data. Data yang tersimpan dalam SIM PKK diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang cepat, terintegrasi, dan mudah dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.
Ika Huda juga mengajak seluruh kader untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan program kerja, baik di tingkat desa maupun kecamatan. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan, mengidentifikasi kendala, serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar belajar mengoperasikan sistem, melainkan juga menjadi momentum untuk memantapkan langkah organisasi. Saya mengajak seluruh kader memeriksa kembali pekerjaan yang telah dilaksanakan, melihat sejauh mana perkembangan yang dicapai, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Setiap tahapan harus ditelaah agar pelaksanaan tugas lebih terarah dan hasilnya benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kualitas data menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan program PKK. Oleh karena itu, setiap kader diharapkan mengisi data secara teliti, memahami indikator yang digunakan, serta melakukan pemutakhiran data secara berkala sesuai kondisi riil di wilayah masing-masing.
“Data dalam sistem ini akan menjadi salah satu dasar penyusunan kebijakan dan program kerja ke depan. Karena itu, ketelitian dalam pengisian data, pemahaman terhadap setiap indikator, dan pemantauan perkembangan di masing-masing desa sangat diperlukan. Jangan ragu untuk bertanya dan mendiskusikan kendala yang dihadapi. Perbaikan yang kita lakukan saat ini merupakan investasi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga di Kecamatan Mayang pada masa mendatang,” tambahnya.
Setelah pemaparan materi teknis mengenai pengoperasian SIM PKK, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pendalaman materi. Pada sesi tersebut, para peserta berkesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penginputan data di desa masing-masing.
Berbagai kendala tersebut dibahas bersama narasumber dan pengurus TP PKK Kecamatan Mayang untuk menemukan solusi yang tepat dan dapat diterapkan secara konsisten. Langkah ini diharapkan mampu menyelaraskan tata cara pengelolaan data antardesa sekaligus meningkatkan akurasi dan keandalan informasi yang tersimpan dalam SIM PKK.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif memberikan ruang bagi para kader untuk bertukar pengalaman, memperdalam pemahaman, dan memperoleh solusi atas permasalahan teknis yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi digital.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kecamatan Mayang berharap seluruh desa dapat mengoptimalkan pemanfaatan SIM PKK, memperbarui data secara konsisten, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Dengan dukungan data yang akurat dan pengelolaan administrasi yang semakin tertib, pelaksanaan program PKK diharapkan menjadi lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. (ryo)