Perkuat Sinergi dan Pengawasan Program, Kecamatan Ledokombo Gelar Rakor SPPG Bersama Satgas
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Sinergi dan Pengawasan Program, Kecamatan Ledokombo Gelar Rakor SPPG Bersama Satgas
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 – Dalam rangka memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan optimal, Kecamatan Ledokombo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) SPPG bersama Satuan Tugas (Satgas) SPPG Kecamatan Ledokombo, Kamis 15 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi lintas sektor, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayah Kecamatan Ledokombo. Rapat diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, TNI, Polri, seluruh kepala SPPG, serta para mitra SPPG se-Kecamatan Ledokombo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ledokombo, Roni Herman Baza, AP; Kepala UPTD Puskesmas Ledokombo, dr. Andy Maulana Ardiansyah; Batuud Koramil Ledokombo, Peltu Kusmanto; Kapolsek Ledokombo, Andrias Suryo Rubedo, S.H.; serta seluruh kepala SPPG dan mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah kecamatan.
Dalam sambutannya, Camat Ledokombo, Roni Herman Baza, AP, menekankan pentingnya membangun sinergi dan komitmen bersama di antara seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program SPPG dapat berjalan secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberhasilan program pemenuhan gizi tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bagi penerima manfaat, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan, kedisiplinan pelaksana, pemenuhan standar kebersihan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Camat juga menekankan bahwa setiap kepala SPPG dan mitra harus memahami tanggung jawab masing-masing, mulai dari pengelolaan operasional, pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat. Seluruh tahapan tersebut perlu dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan pelayanan.
Ia mengajak seluruh peserta rapat untuk tidak menganggap koordinasi sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai sarana untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, menyampaikan kendala secara terbuka, serta merumuskan langkah perbaikan yang dapat diterapkan di lapangan.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita berharap seluruh unsur yang terlibat dapat memperkuat komunikasi, meningkatkan tanggung jawab, dan menjaga komitmen dalam menjalankan program SPPG. Hal yang paling utama adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi penerima program,” demikian penekanan yang dapat menjadi arah sambutan Camat Ledokombo.
Sementara itu, dari unsur kesehatan, Kepala UPTD Puskesmas Ledokombo, dr. Andy Maulana Ardiansyah, memiliki peran penting dalam penguatan aspek kesehatan masyarakat, khususnya terkait keamanan pangan, kebersihan lingkungan, dan pencegahan risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak memenuhi persyaratan.
Dalam koordinasi tersebut, aspek kesehatan perlu menjadi perhatian utama seluruh pengelola SPPG. Pengawasan terhadap kebersihan tempat pengolahan, sanitasi peralatan, kualitas bahan pangan, kebersihan petugas, serta proses penyimpanan dan distribusi makanan merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan.
Penerapan prosedur pengolahan pangan yang baik dan konsisten juga diperlukan untuk meminimalkan risiko kontaminasi. Apabila ditemukan dugaan masalah keamanan pangan atau keluhan kesehatan dari penerima manfaat, diperlukan komunikasi yang cepat dan koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Dari unsur TNI, Batuud Koramil Ledokombo, Peltu Kusmanto, turut hadir dalam forum koordinasi sebagai bagian dari dukungan lintas sektor terhadap pelaksanaan program di wilayah. Sinergi dengan unsur kewilayahan diharapkan dapat memperkuat komunikasi, membantu menjaga ketertiban pelaksanaan kegiatan, serta mendukung penyelesaian kendala sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Adapun dari unsur kepolisian, Kapolsek Ledokombo, Andrias Suryo Rubedo, S.H., menjadi bagian penting dalam koordinasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Dukungan kepolisian diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan, mendorong pelaksanaan kegiatan yang tertib, serta memastikan setiap persoalan yang memerlukan penanganan keamanan dapat dikomunikasikan sesuai prosedur.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kesehatan, TNI, Polri, kepala SPPG, dan mitra dalam satu forum menunjukkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menjalankan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Setiap unsur memiliki fungsi dan tanggung jawab berbeda, tetapi seluruhnya perlu bergerak dalam kerangka koordinasi yang selaras. (yus)