Persiapan Kampung Zero Waste di Condura Mulai Berjalan, Kebun Kompos Disiapkan untuk Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- 15 Juni 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Persiapan Kampung Zero Waste di Condura Mulai Berjalan, Kebun Kompos Disiapkan untuk Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Kaliwates – Komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus ditunjukkan melalui langkah nyata persiapan Kampung Zero Waste di Kelurahan Kaliwates. Pada Minggu (14 Juni 2026), dilakukan pemantauan langsung terhadap progres persiapan program yang diawali dengan rencana pembangunan Kebun Kompos di RT 01 RW 06 Lingkungan Condura, Kelurahan Kaliwates. Kegiatan tersebut dihadiri oleh H. Indra Gunawan, Direktur Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, bersama pengurus dan warga yang terlibat dalam pengembangan kawasan percontohan pengelolaan sampah terpadu tersebut.
Dalam pemantauan tersebut, terlihat berbagai tahapan persiapan telah mulai dilaksanakan secara bertahap. Kegiatan diawali dengan pembersihan lahan yang akan digunakan sebagai pusat pengelolaan sampah organik dan edukasi lingkungan bagi masyarakat. Selain itu, telah disusun rencana penataan lokasi yang meliputi pembangunan area kandang untuk integrasi pengelolaan sampah organik, lokasi pengomposan, penanaman tanaman herbal produktif, serta area pengelolaan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, dimana sampah tidak lagi dianggap sebagai limbah semata, tetapi menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.
Direktur Bank Sampah DESTANA, H. Indra Gunawan, menyampaikan bahwa Kebun Kompos Condura akan menjadi salah satu pusat pembelajaran dan praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Kaliwates. Melalui fasilitas ini, warga diharapkan dapat belajar memilah sampah sejak dari rumah, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta memanfaatkan berbagai potensi ekonomi dari sampah yang selama ini belum tergarap secara optimal.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Bang Pur, selaku Divisi Marketing Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, yang menyatakan kesiapannya untuk menerima seluruh sampah anorganik milik warga tanpa batasan jumlah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Sampah DESTANA dalam mendukung gerakan pengurangan sampah ke depo dan TPA sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat. Sampah anorganik yang selama ini sering dianggap tidak berguna akan dikumpulkan, dipilah, dan disalurkan kepada mitra pengepul sehingga memiliki nilai jual yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Melalui persiapan yang terus berjalan ini, Kampung Zero Waste Condura diharapkan dapat menjadi model percontohan pengelolaan sampah terpadu di Kelurahan Kaliwates, dimana sampah organik diolah menjadi kompos dan produk bermanfaat lainnya, sementara sampah anorganik dikelola sebagai sumber ekonomi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang berkelanjutan.