Pertemuan Komunitas Bisnis ULaMM Dorong UMKM Sumbersari Miliki NIB dan Akses Permodalan
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Pertemuan Komunitas Bisnis ULaMM Dorong UMKM Sumbersari Miliki NIB dan Akses Permodalan
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mendapatkan pembekalan legalitas usaha dan pengelolaan keuangan melalui Pertemuan Komunitas Bisnis (PKB) ULaMM Jember Kota di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Kamis, 15 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya legalitas, khususnya Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pengelolaan keuangan untuk mendukung perkembangan bisnis dan membuka peluang akses pembiayaan.
Hadir dalam kegiatan itu Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., M.M., Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, S.T., Babinsa Sumbersari Pelda Adi Irawan, serta Manager Bisnis PNM, Risky Andriansyah. Pelatihan menghadirkan M. Nasrudin Latif, S.Pd., CBDA, sebagai pemateri.
Dalam pemaparannya, Nasrudin menekankan pentingnya kepemilikan NIB sebagai identitas legal pelaku usaha. Legalitas tersebut dapat membantu pelaku UMKM menata administrasi, meningkatkan kepercayaan konsumen dan mitra bisnis, serta membuka peluang mengikuti program pembinaan dan mengakses pembiayaan sesuai ketentuan.
“Nomor Induk Berusaha merupakan identitas legal yang penting bagi pelaku usaha. Dengan memiliki NIB, pelaku UMKM dapat menjalankan usaha dengan lebih tertib secara administrasi dan memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan bisnis. Karena itu, kami mendorong pelaku usaha agar mengurus legalitas usahanya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Nasrudin.
Selain legalitas, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, mulai dari memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mencatat pemasukan serta pengeluaran, hingga mengevaluasi perkembangan bisnis secara berkala.
Camat Sumbersari Deni Hadiatullah mengatakan, wilayahnya memiliki potensi pasar yang besar, antara lain karena keberadaan perguruan tinggi dan ribuan mahasiswa. Potensi tersebut perlu didukung kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis dan mengakses permodalan.
Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Mereka menilai kegiatan ini bermanfaat karena memberikan informasi mengenai akses permodalan sekaligus menambah pemahaman tentang legalitas dan pengelolaan usaha.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin tertib mengurus legalitas, mampu mengelola keuangan secara sehat, serta memanfaatkan pilihan pembiayaan sesuai kebutuhan. Kolaborasi pemerintah wilayah dan PNM diharapkan turut mendorong daya saing UMKM serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumbersari. (sar)