Kelurahan Sumbersari Bawa Semangat Gotong Royong di Kirab Ancak Agung
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Kelurahan Sumbersari Bawa Semangat Gotong Royong di Kirab Ancak Agung
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 – Kelurahan Sumbersari turut ambil bagian dalam Kirab Ancak Agung dan Pawai Budaya Kabupaten Jember, Sabtu, 22 Agustus 2026. Keterlibatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Kelurahan Sumbersari untuk ikut melestarikan tradisi sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Kirab Ancak Agung tahun ini menjadi salah satu agenda budaya dan keagamaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung tema tradisi budaya sebagai wujud syukur, kecintaan kepada Rasulullah bersamaan masuk bulan Maulid Nabi Muhammad Saw, dan semangat kebersamaan.
Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST, mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan kirab dan mengajak seluruh unsur masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Bagi kami, keterlibatan Kelurahan Sumbersari dalam Kirab Ancak Agung ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat Sumbersari bisa ikut merasakan dan menjadi bagian dari momentum besar ini,” ujarnya.
Menurut Bhatara, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menampilkan tradisi dan kesenian. Lebih dari itu, kirab menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
“Kirab ini bukan sekadar pawai. Ada nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap budaya yang ingin kita tanamkan. Karena itu, kami mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dengan tertib, guyub, dan penuh semangat,” katanya.
Kirab Ancak Agung juga membawa misi memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor pertama menyasar kategori Ancak Tertinggi dari rangkaian suwar-suwir. Ancak tersebut dibuat menggunakan 1.600 pack suwar-suwir dengan ukuran lebar 5 meter x 5 meter dan tinggi sekitar 3,5 hingga 4 meter.
Rekor kedua menyasar kategori Parade Ancakan Agung Terbanyak. Rekor sebelumnya tercatat sebanyak 449 ancak dan pernah diraih Kabupaten Jember. Dalam kegiatan kali ini, panitia menargetkan keterlibatan 867 peserta ancak agung untuk melampaui capaian tersebut sesuai ketentuan MURI.
Peserta kirab berasal dari berbagai unsur, mulai organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah hingga lembaga masyarakat. Mereka kemudian terbagi dalam sejumlah defile dengan berbagai penampilan seni dan budaya.
Pawai menampilkan Tari Japen, hadrah, marching band, Bale Ganjur, reog, hingga barongsai. Keberagaman penampilan tersebut menjadi gambaran kekayaan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Jember.
Bagi Kelurahan Sumbersari, keterlibatan dalam agenda tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial masyarakat. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan budaya dinilai dapat menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan warga.
“Harapan kami, semangat yang dibangun melalui kirab ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap budaya harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Bhatara.
Rangkaian kirab diawali dengan penataan barisan peserta, penilaian MURI, hingga seremoni pelepasan. Setelah pawai budaya, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan selawat bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, di antaranya KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin, Bupati Jember Gus Dr. Muhammad Fawait, serta KH Ahmad Lutfi.
Keterlibatan Kelurahan Sumbersari diharapkan turut memperkuat suksesnya Kirab Ancak Agung. Tidak hanya mengejar catatan rekor, kegiatan tersebut menjadi momentum menjaga tradisi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Jember. (dan)