Hadapi Kondisi Kemarau, Tim PSU DPRKPLH Tingkatkan Perawatan Taman RTH Mastrip
- 26 Agustus 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Hadapi Kondisi Kemarau, Tim PSU DPRKPLH Tingkatkan Perawatan Taman RTH Mastrip
Jember, 26 Agustus 2026 — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPLH) Kabupaten Jember melalui Tim Pemeliharaan Sarana dan Utilitas (PSU) terus melakukan perawatan rutin pada ruang terbuka hijau (RTH) di sejumlah titik wilayah Kabupaten Jember. Tepat pada pagi hari ini, 26 Agustus 2026 terlihat para tim PSU sedang melakukan perawatan rutin di RTH Mastrip.
Perawatan menjadi semakin penting di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering selama musim kemarau. Minimnya curah hujan dan paparan sinar matahari yang cukup tinggi dapat menyebabkan tanah lebih cepat kehilangan kelembapan, sehingga tanaman berisiko mengalami kekeringan, layu, hingga terganggu pertumbuhannya.
Melihat kondisi tersebut, Tim PSU melakukan sejumlah langkah pemeliharaan untuk menjaga tanaman tetap sehat dan kawasan RTH tetap tertata. Kegiatan meliputi penyiraman tanaman secara rutin, terutama pada waktu yang lebih efektif seperti pagi atau sore hari, pemangkasan dan penataan tanaman, pembersihan area taman, serta pemantauan kondisi tanaman yang mulai menunjukkan tanda-tanda kekurangan air.
Kepala Bidang PSU DPRKPLH Kabupaten Jember, Rudi Rahmawan, mengatakan bahwa kondisi kemarau menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan pemeliharaan taman dan RTH.
“Saat kondisi kemarau seperti sekarang, tanaman membutuhkan perhatian lebih karena tanah lebih cepat kering dan tanaman lebih mudah mengalami kekurangan air. Karena itu, tim kami melakukan penyiraman secara rutin, pemantauan kondisi tanaman, sekaligus pemangkasan dan penataan agar tanaman tetap sehat dan kawasan tetap terlihat rapi,” ujar Rudi.
Menurutnya, penyiraman tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi menyesuaikan kondisi tanaman dan lokasi. Pengaturan waktu penyiraman juga menjadi penting untuk mengoptimalkan penggunaan air sekaligus membantu tanaman mempertahankan kelembapan yang dibutuhkan.
“Yang kami jaga bukan hanya tampilan tamannya, tetapi juga kondisi tanamannya. Ketika kemarau, tanaman yang terlihat mulai layu atau tanahnya terlalu kering harus segera mendapat perhatian. Tim di lapangan kami minta untuk rutin memantau kondisi masing-masing titik,” lanjutnya.
Pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRKPLH Kabupaten Jember dalam menjaga keberadaan RTH sebagai ruang publik sekaligus bagian penting dari penghijauan lingkungan perkotaan. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman diharapkan tetap tumbuh dengan baik meskipun berada dalam kondisi cuaca yang kering.
DPRKPLH juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga tanaman dan fasilitas RTH dengan tidak merusak tanaman, menjaga kebersihan, serta menggunakan ruang publik secara bertanggung jawab. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar ruang terbuka hijau tetap terjaga, asri, dan nyaman dalam berbagai kondisi cuaca. (fag)