DPUPR Jember Normalisasi Sedimen Saluran Irigasi Antirogo, Dukung Optimalisasi Pengairan Pertanian
- 03 September 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
DPUPR Jember Normalisasi Sedimen Saluran Irigasi Antirogo, Dukung Optimalisasi Pengairan Pertanian
JEMBER, 03 SEPTEMBER 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan normalisasi sedimen pada saluran irigasi yang berada di kawasan Saluran Antirogo, Kabupaten Jember, Kamis 03 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan jaringan irigasi secara berkala guna menjaga fungsi saluran dan mendukung kelancaran distribusi air bagi lahan pertanian.
Normalisasi dilakukan dengan membersihkan dan mengangkat sedimen yang menumpuk pada saluran irigasi. Penumpukan sedimen dapat mengurangi kapasitas penampang basah saluran sehingga berpotensi menghambat aliran air, khususnya ketika kebutuhan air untuk pertanian meningkat pada musim kemarau.
Pengamat Sumber Daya Air (SDA) Sumbersari, Agus Sutaryono, menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi sedimen merupakan bagian dari pemeliharaan jaringan irigasi yang dilakukan secara berkala.
“Giat normalisasi sedimen pada saluran irigasi merupakan kegiatan pemeliharaan secara berkala, sesuai dengan implementasi Permen PU Nomor 12/PRT/M/2015,” ujar Agus.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi ideal penampang basah pada saluran irigasi. Dengan kondisi saluran yang kembali optimal, kapasitas dan kelancaran aliran air diharapkan dapat meningkat sehingga pemberian air irigasi untuk kebutuhan pertanian dapat dilakukan secara lebih optimal.
Pemeliharaan jaringan irigasi menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan layanan pengairan, terutama bagi para petani yang bergantung pada ketersediaan air untuk menunjang kegiatan pertanian. Kondisi saluran yang terpelihara juga diharapkan dapat membantu mengurangi berbagai kendala dalam distribusi air dari jaringan irigasi menuju lahan pertanian.
Agus menambahkan, pelaksanaan normalisasi tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi akan dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi jaringan irigasi di lapangan. “Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia berharap, pelaksanaan pemeliharaan tersebut dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani. Salah satu manfaat yang diharapkan adalah berkurangnya tingkat kesulitan dalam memperoleh debit air untuk kebutuhan pertanian, terutama saat musim kemarau seperti kondisi saat ini.
“Harapan ke depan, dengan adanya kegiatan ini petani bisa merasakan manfaat, salah satunya yaitu mengurangi tingkat kesulitan debit air pertanian di saat musim kemarau seperti saat ini,” ungkap Agus.
Melalui kegiatan normalisasi sedimen tersebut, DPUPR Kabupaten Jember terus berupaya menjaga kondisi jaringan irigasi agar dapat berfungsi secara optimal. Pemeliharaan yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi air irigasi sekaligus memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan aktivitas pertanian di Kabupaten Jember. (and)