logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Petani Tebu Rasakan Manfaat Program Bongkar Ratoon untuk Tingkatkan Produktivitas

  • 07 Juni 2026
  • Dibaca 51 Kali
Bagikan Via:
petani-tebu-rasakan-manfaat-program-bongkar-ratoon-untuk-tingkatkan-produktivitas-20260609

Petani Tebu Rasakan Manfaat Program Bongkar Ratoon untuk Tingkatkan Produktivitas

JEMBER, 07 JUNI 2026 — Di tengah upaya memperkuat swasembada gula nasional, peningkatan produksi tebu tidak selalu harus dilakukan melalui perluasan lahan. Di Kabupaten Jember, salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan produktivitas tanaman yang sudah ada melalui program bongkar ratoon, sebuah program yang mulai dirasakan manfaatnya oleh petani tebu di berbagai wilayah.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan sektor pertanian yang dipaparkan dalam kegiatan Pro Guse Update sektor pertanian yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember pada Sabtu, 06 Juni 2026. Melalui program ini, petani memperoleh dukungan berupa benih serta bantuan Hari Orang Kerja (HOK) untuk mendukung proses peremajaan tanaman tebu.

Salah satu petani tebu asal Kecamatan Semboro mengaku program tersebut membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi beban biaya produksi yang harus ditanggung petani. Bantuan benih dan HOK dinilai sangat membantu, terutama dalam proses pengolahan lahan dan persiapan tanam.

Program bongkar ratoon menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap subsektor perkebunan yang selama ini berperan penting dalam perekonomian masyarakat Jember. Selain dikenal sebagai daerah penghasil padi dan jagung, Jember juga memiliki areal tebu yang luas dan menjadi penopang industri gula di wilayah Tapal Kuda.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat dukungan kepada petani berbagai komoditas, termasuk petani tebu, sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas sektor pertanian.

"Ada juga bantuan bongkar ratun untuk 2.554 hektar. Ini juga untuk meningkatkan karena petani kita bukan cuman petani padi dan jagung, tetapi juga ada petani tebu," kata Fawait.

Berdasarkan data yang dipaparkan, program bongkar ratoon pada tahun 2026 menjangkau lahan seluas 2.554 hektare. Program tersebut dijalankan melalui sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Jember, serta Dinas TPHP Kabupaten Jember yang berperan dalam pendampingan dan pelaksanaan di lapangan.

Melalui program ini, pemerintah berharap produktivitas tebu dapat terus meningkat guna mendukung kebutuhan industri gula nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Bagi petani tebu, bongkar ratoon tidak hanya menjadi bantuan jangka pendek, tetapi juga investasi untuk menjaga produktivitas lahan agar tetap optimal pada musim-musim tanam berikutnya. (fan)

Galeri Foto