logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Peternak Antusias Ikuti KIE Kesehatan Hewan, 65 Sampel Feses Sapi Diambil untuk Surveilans Fasciolosis

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
peternak-antusias-ikuti-kie-kesehatan-hewan-65-sampel-feses-sapi-diambil-untuk-surveilans-fasciolosis-20260611

Peternak Antusias Ikuti KIE Kesehatan Hewan, 65 Sampel Feses Sapi Diambil untuk Surveilans Fasciolosis

Jember, 8 Juni 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan Hewan yang dirangkaikan dengan pengambilan sampel feses sapi pada Senin (8/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber drh. Mirza Agustin dan drh. Ila Kurnia D. Acara diikuti oleh Tim Bidang Keswan dan Kesmavet, Puskeswan Balung, serta anggota Kelompok Peternak Sri Gopala Wonosari.

Sebanyak 80 anggota Kelompok Peternak Sri Gopala mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi yang disampaikan berfokus pada upaya menjaga kesehatan hewan melalui penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, sanitasi kandang, biosecurity, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemantauan kondisi kesehatan ternak secara rutin.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi terkait lalu lintas ternak, termasuk prosedur dan persyaratan pengiriman hewan antar kabupaten maupun antar provinsi.

Mewakili DKPPP Kabupaten Jember, drh. Mirza Agustin menyampaikan bahwa kegiatan edukasi seperti ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas peternak dan memperkuat sistem kesehatan hewan di tingkat lapangan. "Melalui kegiatan KIE ini, kami berharap para peternak semakin memahami pentingnya penerapan sanitasi, biosecurity, dan pemantauan kesehatan ternak secara rutin. Dengan meningkatnya kesadaran peternak, kesehatan ternak dapat lebih terjaga sehingga produktivitas peternakan juga dapat meningkat," ujar drh. Mirza Agustin.

Pada kesempatan yang sama, tim juga melakukan pengambilan sampel feses terhadap 65 ekor sapi. Sampel tersebut selanjutnya akan diperiksa di laboratorium untuk mendeteksi kemungkinan adanya infestasi cacing Fasciola sp. sebagai bagian dari kegiatan surveilans dan pemantauan kesehatan hewan di wilayah Kabupaten Jember.

Kegiatan berjalan lancar hingga selesai dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran peternak dalam menerapkan praktik peternakan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. (div)

Galeri Foto