PKK Kecamatan Arjasa Perkuat Peran Keluarga dalam Percepatan Penurunan AKI, AKB dan Stunting
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
PKK Kecamatan Arjasa Perkuat Peran Keluarga dalam Percepatan Penurunan AKI, AKB dan Stunting
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – TP PKK Kecamatan Arjasa terus memperkuat peran keluarga dalam percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting melalui peningkatan pengetahuan serta keterampilan kader dan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua TP PKK Kecamatan Arjasa, Ketua Pokja 3 dan 4 Kabupaten Jember, Sekretaris Kecamatan, para Ketua Pokja PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa, Sekretaris Desa, Ketua Pokja 3 dan Pokja 4 Desa, bidan serta kader Posyandu dari masing-masing desa.
Kegiatan diawali sambutan Ketua TP PKK Kecamatan Arjasa, Ermi Rahmawati, yang menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
“Percepatan penurunan AKI, AKB, dan stunting membutuhkan kepedulian dan keterlibatan kita semua. Keluarga harus menjadi tempat pertama dalam memastikan ibu dan anak mendapatkan perhatian, asupan gizi, serta pendampingan yang tepat,” ujar Ermi.
Selanjutnya, Ketua Pokja 4 TP PKK Kabupaten Jember, Siti Romlah, SST., S.Psi., MM., M.Keb., menyampaikan materi tentang peran PKK dalam pendampingan keluarga berisiko stunting serta strategi pencegahannya.
“Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. Pendampingan bukan hanya dilakukan ketika anak sudah mengalami masalah pertumbuhan, tetapi sejak ibu merencanakan kehamilan, masa kehamilan, hingga anak tumbuh dan berkembang,” jelas Siti Romlah.
Materi berikutnya disampaikan Rachman Cahyono dari DKPPP Kabupaten Jember mengenai peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemenuhan gizi keluarga.
“Pemenuhan gizi keluarga bisa dimulai dari bahan pangan yang ada di sekitar kita. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengolahnya menjadi makanan yang sehat, bergizi, dan disukai keluarga,” terang Rachman.
Kegiatan ditutup dengan praktik pengolahan makanan sehat berbasis pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dan balita stunting. Peserta mempraktikkan pembuatan pai singkong dan olahan tahu sebagai contoh makanan bergizi yang dapat dibuat dari bahan pangan yang mudah diperoleh.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kecamatan Arjasa berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan oleh para kader dan diteruskan kepada masyarakat, sehingga upaya pencegahan stunting dapat semakin kuat dimulai dari keluarga. (aza)