PMT 4 Hari Digelar, Jumerto Perkuat Perbaikan Gizi Balita
- 06 Mei 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
PMT 4 Hari Digelar, Jumerto Perkuat Perbaikan Gizi Balita
JEMBER, 6 MEI 2026 — Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat hingga tingkat kelurahan. Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Alamanda 105 di Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Rabu 6 Mei 2026, menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung tertib dengan partisipasi aktif masyarakat. Layanan ILP yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan ibu hamil, pelayanan kesehatan lansia, serta edukasi gizi dan pola hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif.
Tenaga kesehatan setempat, Amalia Dwi Shinta, A.Md., Keb., dan Yeni Widariyanti, A.Md., Kep., memimpin jalannya pelayanan. Selain itu, pemerintah kelurahan juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang membutuhkan sebagai bentuk intervensi gizi spesifik.
Penyaluran PMT diwakili oleh Kasi Pelayanan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Suhandari, S.Sos., yang mewakili Lurah Jumerto dalam kegiatan tersebut. Selain kegiatan di Posyandu ILP Alamanda 105, program pemberian PMT juga dilaksanakan secara berkelanjutan di Posyandu ILP Alamanda 105 dan Alamanda 106 selama empat hari, mulai tanggal 5 Mei 2026 hingga 8 Mei 2026.
Lurah Jumerto, Nurie Hardiyatie, S.E., menegaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak dalam implementasi kebijakan pemerintah daerah di bidang kesehatan masyarakat.
“Posyandu bukan sekadar pelayanan, tetapi juga sarana edukasi dan pemantauan tumbuh kembang anak yang menjadi bagian dari strategi percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Posyandu ILP sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Pemerintah Kelurahan Jumerto mendorong masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung target penurunan stunting yang menjadi prioritas pembangunan daerah.(sgk)