Potong Tumpeng Muspika Pakusari: Simbol Kekompakan dan Sinergi Tri-Pilar Jelang Puncak HUT RI
- 16 Agustus 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Potong Tumpeng Muspika Pakusari: Simbol Kekompakan dan Sinergi Tri-Pilar Jelang Puncak HUT RI
JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 — Soliditas dan keharmonisan tiga pilar kepemimpinan Kecamatan Pakusari menjadi fokus utama dalam acara tasyakuran memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Acara Tasyakuran pada Sabtu, 15 Agustus 2026 yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Camat Pakusari dan diserahkan secara langsung kepada Kapolsek serta Danramil Pakusari ini menjadi simbol nyata kuatnya sinergi, kekompakan, dan komitmen bersama jajaran Muspika dalam mengawal kondusivitas wilayah serta menyukseskan seluruh agenda puncak kemerdekaan.
Prosesi pemotongan tumpeng yang berlangsung dalam suasana hangat dan khidmat tersebut dilaksanakan usai seluruh rangkaian pengukuhan dan persiapan teknis petugas selesai digelar. Camat Pakusari memotong bagian puncak tumpeng sebagai wujud rasa syukur, kemudian menyerahkan potongan pertama kepada Kapolsek Pakusari dan dilanjutkan kepada Danramil Pakusari. Penyerahan ini menyimbolkan pembagian peran yang seimbang, koordinasi tanpa sekat, serta rasa saling percaya antarinstansi di tingkat kecamatan.
Tradisi pemotongan dan penyerahan tumpeng di antara unsur tri-pilar ini menegaskan kembali bahwa keberhasilan penyelenggaraan agenda besar kemerdekaan di Kecamatan Pakusari tidak terlepas dari kolaborasi erat antara pemerintah kecamatan, kepolisian, dan TNI. Ketiganya senantiasa bergerak seirama, baik dalam pembinaan masyarakat, pengamanan wilayah, hingga pengawalan kedisiplinan para petugas upacara.
Makna mendalam di balik prosesi serah terima tumpeng antar-pimpinan wilayah tersebut disampaikan langsung oleh pembina wilayah seusai penyerahan potongan tumpeng dilakukan di hadapan para undangan.
"Potongan tumpeng ini adalah simbol manunggalnya pimpinan wilayah. Sinergi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, dan TNI adalah kunci utama terciptanya Pakusari yang aman, damai, dan sejahtera," ujar Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti.
Melalui perayaan tasyakuran dan simbolisasi tumpeng kebersamaan ini, jajaran Muspika Pakusari menunjukkan teladan kepemimpinan yang solid kepada seluruh elemen masyarakat. Energi positif dan sinergi yang kokoh di antara tri-pilar ini memantapkan optimisme bahwa seluruh rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Desa Kertosari esok hari akan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Penguatan sinergi antara pimpinan wilayah dan generasi muda menjadi fokus utama pada rangkaian pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Pakusari. Acara yang digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Kantor Kecamatan Pakusari ini berfokus pada pemberian apresiasi tinggi, restu, serta dukungan moril penuh dari jajaran Muspika kepada para pelajar SMA terpilih sebelum bertugas pada puncak HUT ke-81 RI.
Hadir dalam acara tersebut seluruh unsur pimpinan wilayah—mulai dari Camat, Kapolsek, hingga Danramil Pakusari—beserta para pelatih dari unsur TNI-Polri. Kehadiran jajaran Muspika tidak hanya sekadar formalitas protokoler, melainkan bentuk pengawalan langsung untuk memastikan kesiapan mental dan spiritual para petugas sebelum mengemban amanah besar di Lapangan Desa Kertosari.
Dalam prosesi tersebut, jajaran Muspika menyampaikan rasa bangga atas dedikasi para siswa SMA yang telah mengorbankan waktu, tenaga, serta menjaga kedisiplinan tinggi sepanjang masa pemusatan latihan. Dukungan penuh ini diharapkan mampu memberikan dorongan kepercayan diri ekstra bagi para anggota Paskibra saat melangkah di arena upacara besok.
Restu dan optimisme tinggi disampaikan langsung oleh perwakilan Muspika seusai prosesi pengukuhan dan penyematan tanda anggota selesai dilaksanakan.
"Malam ini kita menyaksikan buah dari kedisiplinan dan kerja keras. Kami dari jajaran Muspika siap mendampingi dan memberikan doa terbaik agar adik-adik Paskibra dapat menjalankan tugas sakral besok dengan sukses tanpa cela," ujar Danramil Pakusari, Eka Satria Wibawa.
Dengan mengalir derasnya dukungan dan restu dari jajaran pimpinan wilayah Pakusari, seluruh anggota Paskibra terpilih kini mengemban amanah dengan penuh optimisme. Sinergi yang erat antara Muspika dan para pelajar ini menjadi fondasi kuat demi terwujudnya upacara pengibaran serta penurunan Sang Saka Merah Putih yang anggun, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kekompakan bersama ini menjadi modal penting suksesnya perayaan kemerdekaan daerah. (zal)