Oleh : Kecamatan Ajung
P.P. MAQNAUL ULUM RAIH JUARA LIGA SANTRI JAWA TIMUR 2025 DI JEMBER SPORT GARDEN, LAGA FINAL YANG PENUH DRAMA DAN SPORTIVITAS.
- 22 Oktober 2025
- Dibaca 1280 Kali
Bagikan Via:
P.P. MAQNAUL ULUM RAIH JUARA LIGA SANTRI JAWA TIMUR 2025 DI JEMBER SPORT GARDEN, LAGA FINAL YANG PENUH DRAMA DAN SPORTIVITAS.
JEMBER, Sorak sorai penonton menggema di tribun Jember Sport Garden (JSG) pada Selasa, 21 Oktober 2025, saat digelarnya babak final Liga Sepak Bola Santri se-Jawa Timur 2025. Ajang tahunan yang mempertemukan tim-tim terbaik dari pondok pesantren se-Jawa Timur ini menjadi puncak semangat sportivitas, kebersamaan, dan kebanggaan bagi dunia pesantren.
Acara bergengsi ini juga menjadi bagian dari rangkaian Pro Gus’e Update dan OSMA JSG yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember sebagai pusat kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda berbakat.Laga Perebutan Juara Tiga: Drama Adu Penalti yang MenegangkanPertandingan pertama mempertemukan kesebelasan Pondok Pesantren P.P.Darul Hikam melawan P.P. Assu’ufiyah untuk memperebutkan posisi juara ketiga.Sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit Eko Dian, tempo permainan berlangsung cepat dan ketat. Kedua tim menunjukkan determinasi tinggi, saling menyerang dan bertahan dengan strategi matang. Namun hingga peluit babak pertama berbunyi, skor tetap imbang 0-0.Di babak kedua, pertandingan semakin panas. Kedua kesebelasan terus menekan, menciptakan peluang-peluang emas yang sayangnya belum mampu menembus kokohnya pertahanan masing-masing. Wasit Eko Dian bahkan harus bekerja ekstra, mengawasi setiap pergerakan pemain agar pertandingan tetap berjalan fair play.Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 0-0. Sesuai regulasi, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Dalam adu ketegangan itu, para penonton menahan napas menyaksikan giliran demi giliran tendangan yang menentukan nasib tim.Akhirnya, P.P. Assu’ufiyah keluar sebagai pemenang dengan skor penalti 4-3, setelah kiper mereka berhasil menepis tendangan terakhir lawan. Sorak-sorai pendukung P.P. Assu’ufiyah meledak di tribun, merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka meraih juara ketiga Liga Santri Jawa Timur 2025.Laga Puncak: P.P. Maqnaul Ulum vs P.P. Nurul Fataa , Duel Taktik dan Ketahanan FisikSetelah jeda singkat, babak final yang paling ditunggu pun tiba: P.P. Maqnaul Ulum berhadapan dengan P.P. Nurul Fataa dalam laga perebutan gelar juara pertama.Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas tinggi. Kedua tim menampilkan permainan luar biasa dengan akurasi umpan dan kerja sama tim yang memukau ribuan penonton yang memadati J.S.G sore itu.Masing-masing tim menunjukkan kualitas terbaik mereka, fisik prima, strategi cerdas, dan semangat pantang menyerah.Namun, di tengah permainan yang sangat ketat, sedikit keteledoran dari lini belakang P.P. Nurul Fataa berhasil dimanfaatkan oleh pemain depan P.P. Maqnaul Ulum untuk mencetak gol pertama.Sorakan penonton menggema, dan skor sementara berubah menjadi 1–0 untuk P.P. Maqnaul Ulum hingga babak pertama berakhir.Memasuki babak kedua, P.P. Nurul Fataa mencoba membalikkan keadaan dengan meningkatkan tekanan. Namun, pertahanan P.P.Maqnaul Ulum tampil disiplin dan solid.Dengan semangat tinggi setelah unggul satu gol, P.P. Maqnaul Ulum terus menyerang dan akhirnya berhasil menambah satu gol lagi di pertengahan babak kedua
Gol kedua itu memastikan P.P. Maqnaul Ulum menang dengan skor 2–0, sekaligus menobatkan mereka sebagai Juara Liga Sepak Bola Santri se-Jawa Timur 2025.Hasil Akhir Liga Santri Jawa Timur 2025
Juara 1: P.P. Maqnaul Ulum
Juara 2: P.P. Nurul Fataa
Juara 3: P.P. Assu’ufiyah Penyerahan Piala dan Penghargaan
Setelah peluit akhir dibunyikan, kemeriahan pun memuncak dengan penyerahan hadiah dan piala kehormatan kepada para pemenang.
Turut hadir dalam penyerahan penghargaan antara lain:
o Ketua ASKAB Jember, Abdullah Waid, menyerahkan piala dan hadiah untuk Juara 1 (P.P. Maqnaul Ulum)
o Ketua Panitia Liga Santri, Mas Hanafi, menyerahkan hadiah untuk Juara 2 (P.P. Nurul Fataa);
o Ketua KONI Jember, menyerahkan piala Juara 3 (P.P. Assu’ufiyah).Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemain terbaik, kiper terbaik, dan top skor turnamen, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan sportivitas mereka selama kompetisi berlangsung.Turut hadir pula Kapolsek Ajung, Danposramil Ajung, serta Camat Sukowono yang memberikan dukungan langsung kepada tim asal daerah mereka.
Apresiasi dari Kadispora JemberDalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Jember, mewakili Bupati Jember, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia pelaksana Liga Santri se-Jawa Timur 2025.“Liga Santri bukan hanya ajang olahraga, tapi juga wadah pembinaan karakter, disiplin, dan semangat ukhuwah antar santri. Pemerintah Kabupaten Jember sangat mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, ASKAB Jember, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa Jember Sport Garden (JSG) akan terus menjadi pusat kegiatan olahraga dan pembinaan atlet muda dari berbagai kalangan, termasuk dari pondok pesantren.Suasana di Jember Sport Garden selepas pertandingan penuh dengan gemuruh kebahagiaan.
Para santri, pelatih, dan suporter masing-masing tim bersorak merayakan hasil akhir dengan penuh sportivitas.
Bendera-bendera pondok berkibar, lagu kemenangan dinyanyikan, dan pelukan antarpemain menandai bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal skor, tapi tentang semangat kebersamaan dan persaudaraan.Dari tribun hingga perjalanan pulang, gema yel-yel kemenangan dari para pendukung P.P. Maqnaul Ulum menggema di udara Jember.
Namun yang lebih penting, seluruh peserta menunjukkan sikap sportif dan saling menghormati—sebuah nilai luhur yang menjadi ciri khas para santri.
Ajang Liga Sepak Bola Santri se-Jawa Timur 2025 bukan hanya kompetisi olahraga biasa.
Lebih dari itu, turnamen ini adalah wujud nyata sinergi antara dunia pesantren dan olahraga, yang selama ini kerap melahirkan pemain-pemain berbakat dan berakhlak mulia.Melalui turnamen ini, para santri tidak hanya mengasah kemampuan teknis sepak bola, tetapi juga menumbuhkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kompetitif yang sehat.Pemerintah Kabupaten Jember berharap, ke depan Liga Santri dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, dengan cakupan peserta yang lebih luas dan pembinaan yang lebih terarah.
Sore itu, matahari tenggelam perlahan di atas Jember Sport Garden. Namun, semangat yang berkobar di hati para santri tidak ikut padam.Dari lapangan hijau JSG, lahir cerita baru: tentang kerja keras, sportivitas, dan kebersamaan.
Dan dari sana pula, Jember kembali menegaskan diri sebagai pusat olahraga dan pembinaan karakter generasi muda santri di Jawa Timur.
“Hari ini kita saksikan bukan sekadar pertandingan, tapi lahirnya sejarah dan semangat baru bagi dunia pesantren. Selamat kepada para juara, dan teruslah bermain dengan hati dan iman,” tutup Kadispora Jember.