logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Puluhan Ketua RT/RW Dikumpulkan di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Ternyata Bahas ini

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 46 Kali
Bagikan Via:
puluhan-ketua-rtrw-dikumpulkan-di-pendopo-kelurahan-sumbersari-ternyata-bahas-ini-20261007

Puluhan Ketua RT/RW Dikumpulkan di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Ternyata Bahas ini

JEMBER, 07 OKTOBER 2026 – Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mulai menyiapkan pengurus RT dan RW menghadapi potensi bencana serta perubahan cuaca. Kesiapan di tingkat lingkungan dinilai penting karena RT/RW menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Pembinaan RT/RW dan Pelaku Usaha se-Kelurahan Sumbersari di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Selasa, 06 Oktober 2026 malam. Forum tersebut mempertemukan pemerintah kelurahan, pengurus RT/RW, pelaku usaha, aparat keamanan, dan BPBD Kabupaten Jember.

Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, S.T., mengatakan kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, diperlukan untuk memastikan informasi dan penanganan di tingkat lingkungan berjalan cepat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh pihak. Kami berharap kolaborasi antara Kelurahan Sumbersari, pengurus RT/RW, dunia usaha, serta dunia pendidikan dapat terus terjalin, khususnya dalam menghadapi perubahan cuaca dan dampaknya terhadap lingkungan,” ujar Bhatara.

Menurut dia, perubahan cuaca dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan. Karena itu, komunikasi antara kelurahan dan pengurus lingkungan harus berjalan baik. Dengan begitu, setiap informasi mengenai kondisi darurat dapat segera diteruskan dan ditindaklanjuti.

Dalam rakor tersebut, peserta juga mendapat pembekalan kebencanaan dari Moh. Agus Shofaruddin, S.Pd. Materi yang disampaikan mencakup langkah kesiapsiagaan sebelum bencana, tindakan saat bencana terjadi, hingga penanganan pascabencana.

Agus menekankan posisi strategis RT dan RW dalam penanggulangan bencana di tingkat lingkungan. Selain menyampaikan informasi kepada warga, pengurus RT/RW dapat membantu evakuasi dini, melaporkan kejadian, serta berkoordinasi dengan kelurahan dan instansi terkait.

Bhatara mengatakan pembinaan RT/RW juga tidak hanya diarahkan pada kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kelurahan Sumbersari mulai mendorong persiapan proses pemilihan pengurus RT dan RW agar seluruh tahapan dapat berlangsung tertib sesuai ketentuan.

“Kami berharap proses pemilihan pengurus RT dan RW dapat dipersiapkan lebih awal. Sedapat mungkin pada Desember 2027 seluruh proses pemilihan sudah selesai, sehingga paling lambat pertengahan Desember hasil pemilihan sudah dapat disampaikan kepada Kelurahan Sumbersari,” jelasnya.

Bagi Kelurahan Sumbersari, keberadaan RT dan RW memiliki peran penting dalam menjembatani pemerintah dengan masyarakat. Pengurus lingkungan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi sumber informasi awal terkait berbagai persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

Karena itu, koordinasi dengan pelaku usaha dan unsur terkait turut menjadi perhatian. Keterlibatan berbagai elemen diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih siap menghadapi kondisi darurat maupun perubahan cuaca.

Rakor tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Kelurahan Sumbersari untuk memastikan komunikasi antarunsur di tingkat lingkungan tetap berjalan. Dengan koordinasi yang lebih cepat, potensi persoalan diharapkan dapat diketahui sejak dini dan penanganannya dilakukan secara bersama-sama.

Kelurahan Sumbersari menilai kesiapsiagaan tidak cukup dilakukan ketika bencana sudah terjadi. Persiapan sejak dini, komunikasi yang aktif, serta keterlibatan RT/RW dan masyarakat menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko dan mempercepat respons ketika kondisi darurat terjadi. (dan)

Galeri Foto