Puskesmas Kaliwates Perkuat Pengawasan Kesehatan Lima SPPG Program MBG
- 08 Juni 2026
- Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
Puskesmas Kaliwates Perkuat Pengawasan Kesehatan Lima SPPG Program MBG
JEMBER, 08 JUNI 2026 – Aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam kegiatan monitoring dan pemetaan potensi masalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan Tim 11 Satgas MBG Kecamatan Kaliwates pada Senin, 08 Juni 2026.
Kegiatan yang diawali dengan rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Salah satu unsur yang memiliki peran strategis adalah Puskesmas Kecamatan Kaliwates yang bertugas melakukan pengawasan terhadap standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Setelah rapat koordinasi, tim melakukan kunjungan ke lima lokasi SPPG yang tersebar di wilayah Kelurahan Kaliwates dan Kelurahan Tegal Besar. Pada setiap lokasi, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap sumber air bersih, kondisi ruang produksi, kebersihan peralatan memasak, sistem penyimpanan bahan baku, ventilasi ruangan, hingga pengelolaan limbah.
Pengawasan kesehatan lingkungan menjadi bagian penting dalam Program MBG karena kualitas makanan yang disajikan harus memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya risiko kontaminasi yang dapat memengaruhi kesehatan penerima manfaat program.
Selain melakukan pemeriksaan fisik, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada pengelola dapur mengenai pentingnya penerapan higiene sanitasi, penggunaan alat pelindung diri, serta tata cara penyimpanan bahan makanan yang benar. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pengelola dalam menjaga kualitas makanan sejak proses pengolahan hingga pendistribusian.
Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho yang turut mengikuti kegiatan monitoring menyampaikan bahwa aspek kesehatan tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga dari jaminan keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.
“Program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, seluruh proses penyediaan makanan harus memenuhi standar kesehatan yang baik. Kehadiran Puskesmas dalam kegiatan monitoring ini sangat penting untuk memastikan setiap SPPG mampu menerapkan prinsip keamanan pangan dan kesehatan lingkungan secara konsisten,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, kelurahan, serta pengelola SPPG menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas layanan Program MBG. Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala, berbagai potensi permasalahan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga dapat segera dilakukan langkah perbaikan.
Monitoring berlangsung hingga sore hari dan menghasilkan berbagai catatan teknis yang akan menjadi bahan pembinaan lebih lanjut bagi pengelola SPPG. Hasil pemetaan tersebut juga menjadi dasar bagi Tim 11 Satgas MBG Kecamatan Kaliwates untuk menyusun langkah tindak lanjut guna memastikan seluruh SPPG di wilayah Kecamatan Kaliwates mampu memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan yang telah ditetapkan.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara optimal, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran penerima program. (ah)