logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Rakor di Sumberjambe, Akselerasi Persiapan Pemilihan BPD hingga Validasi Data Kemiskinan

  • 01 April 2026
  • Dibaca 193 Kali
Bagikan Via:
rakor-di-sumberjambe-akselerasi-persiapan-pemilihan-bpd-hingga-validasi-data-kemiskinan-20260401

Rakor di Sumberjambe, Akselerasi Persiapan Pemilihan BPD hingga Validasi Data Kemiskinan

JEMBER, 1 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Sumberjambe menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna memastikan tata kelola desa dan program kesejahteraan sosial berjalan optimal.

Bertempat di aula kecamatan, Rabu 01 April 2026, pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk memantapkan persiapan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), validasi data kemiskinan, hingga evaluasi program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rakor ini dihadiri oleh jajaran Muspika Sumberjambe, Ketua dan Koordinator Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), kepala desa dari sembilan desa, Pendamping PKH, Pendamping Desa, pihak Puskesmas, kader Posyandu, serta Tim Penggerak PKK.

Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., menekankan bahwa lima desa di wilayahnya harus segera memulai tahapan pemilihan anggota BPD. Hal ini merujuk pada regulasi yang mewajibkan proses tersebut rampung enam bulan sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

"Ada lima desa yang harus segera menyiapkan tahapan pemilihan BPD. Sesuai aturan, pelaksanaannya dilakukan enam bulan sebelum Pilkades, sehingga perencanaan matang harus dimulai sejak dini," tegas Djoni.

Selain persoalan birokrasi desa, Djoni menyoroti pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tokoh masyarakat dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Fokus utama saat ini adalah penyediaan data kemiskinan yang akurat dan akuntabel.

Data yang valid dinilai sebagai fondasi utama agar program intervensi pemerintah tepat sasaran. Terkait petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terbaru, Djoni meminta seluruh pihak bersabar menunggu arahan resmi dari pemerintah daerah yang saat ini tengah dalam tahap evaluasi.

Dalam kesempatan yang sama, pihak SPPG diimbau untuk menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Camat mengingatkan bahwa pengawasan masyarakat kini semakin ketat melalui kanal pengaduan langsung “Wadul Gus’e”.

"Kami mengingatkan SPPG untuk konsisten menjaga kualitas MBG. Masyarakat kini sangat proaktif melaporkan temuan di lapangan melalui platform Wadul Gus’e. Pelayanan harus benar-benar terjaga agar tidak memicu polemik," tambahnya.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin efektivitas program pemerintah di tingkat akar rumput demi kesejahteraan masyarakat Sumberjambe. (wd)

Galeri Foto