Rakor “Kelewat Cinta” di Ledokombo Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Soroti e-KTP hingga Kasus Campak
- 29 April 2026
- Dibaca 135 Kali
Bagikan Via:
Rakor “Kelewat Cinta” di Ledokombo Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Soroti e-KTP hingga Kasus Campak
JEMBER, 29 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Ledokombo menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) bertajuk “Kelewat Cinta” (Kecamatan Ledokombo Bersholawat dan Ciptakan Sinergitas), Rabu 29 April 2026. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sumber Lesung dan diikuti sekitar 70 peserta dari unsur lintas sektoral.
Rakor dipimpin Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni dan dihadiri jajaran Forkopimka, kepala desa se-Ledokombo, TP PKK, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Agenda diawali pembukaan, dilanjutkan tawassul dan sholawat, serta doa bersama.
Kepala Desa Sumber Lesung Setyo Harsoyo menyampaikan apresiasi atas penunjukan desanya sebagai tuan rumah. Ia berharap forum ini memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelayanan publik.
Dalam arahannya, Camat Nino menekankan pentingnya menjaga sinergi lintas sektor. Ia menyebut pengemasan rakor dengan kegiatan bersholawat sebagai upaya menyeimbangkan spiritualitas dan kinerja pemerintahan.
“Tidak hanya mempererat ukhuwah, forum ini juga memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Nino menyoroti sejumlah isu strategis, salah satunya masih adanya sekitar 1.200 warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Ia meminta pemerintah desa lebih proaktif mendorong warganya.
“Data kependudukan yang akurat menjadi dasar perencanaan pembangunan. Perekaman e-KTP harus dipercepat,” katanya.
Ia juga menyinggung rendahnya capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayahnya dan meminta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
Dari sisi keamanan, Kapolsek Ledokombo IPTU Andrias Suryo Rubedo menyatakan kondisi kamtibmas selama April 2026 relatif aman dan terkendali. Meski demikian, ia mengajak seluruh elemen tetap menjaga situasi kondusif.
Perwakilan Koramil Ledokombo PELTU Kusmanto mengungkapkan terdapat lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi dan satu unit dalam persiapan, sehingga cakupan layanan bagi pelajar dinilai telah terpenuhi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ledokombo dr. Andy Maulana melaporkan delapan kasus positif campak hingga April 2026. Pihaknya telah melakukan imunisasi tambahan dan mendorong dukungan pemerintah desa serta kader posyandu untuk mempercepat cakupan imunisasi.
Rakor ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Pemerintah kecamatan berharap forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Ledokombo. (yus)