logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Balung

Rembuk Stunting Desa Balung Lor Perkuat Pencegahan Tengkes dalam Penyusunan RKPD Desa

  • 17 September 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
rembuk-stunting-desa-balung-lor-perkuat-pencegahan-tengkes-dalam-penyusunan-rkpd-desa-20260918

Rembuk Stunting Desa Balung Lor Perkuat Pencegahan Tengkes dalam Penyusunan RKPD Desa

JEMBER, 17 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Desa Balung Lor menggelar Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD) Desa Balung Lor, Kamis 17 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Balung Lor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan program pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Rembuk Stunting dihadiri Kasi PMKS Kecamatan Balung Yeni Herawati, S.Pd., M.Pd., Kepala Desa Balung Lor, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta para kader Posyandu dan bidan. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk membahas kondisi serta kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala melalui Posyandu. Kader Posyandu dan bidan memiliki peran dalam memberikan edukasi serta memantau kondisi kesehatan ibu dan anak di lingkungan masyarakat. Langkah tersebut juga perlu didukung oleh keluarga dengan memperhatikan asupan gizi dan kesehatan anak sejak usia dini.

Pencegahan stunting juga menjadi perhatian sejak masa kehamilan. Pemantauan ibu hamil, pemenuhan kebutuhan gizi, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pemberian informasi kepada keluarga menjadi bagian dari upaya yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, KUA, dan masyarakat diperlukan dalam mendukung program pencegahan stunting.

Kasi PMKS Kecamatan Balung, Yeni Herawati mengatakan, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor penting agar program yang direncanakan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Melalui rembuk ini, kita berharap program yang nantinya masuk dalam RKPD benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini,” ujar Yeni.

Melalui Rembuk Stunting, berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan Desa Balung Lor. Perencanaan yang melibatkan berbagai unsur diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program kesehatan masyarakat secara lebih terarah, sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat desa. (dpi)

Galeri Foto