logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Resmi Dimulai! Mahasiswa KKN Kolaboratif Siap Mengabdi di Kecamatan Panti

  • 21 Juli 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
resmi-dimulai-mahasiswa-kkn-kolaboratif-siap-mengabdi-di-kecamatan-panti-20260721

Resmi Dimulai! Mahasiswa KKN Kolaboratif Siap Mengabdi di Kecamatan Panti

JEMBER, 20 JULI 2026 – Semangat kolaborasi membangun daerah dari pinggiran kembali bergelora di Kabupaten Jember. Pemerintah Kecamatan Panti secara resmi menyambut kedatangan ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif lintas perguruan tinggi dalam acara serah terima yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Panti, Senin 20 Juli 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), para kepala desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta tokoh masyarakat setempat. Program unggulan berskala kabupaten yang melibatkan konsorsium belasan perguruan tinggi negeri dan swasta ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan teori akademis dengan kebutuhan nyata masyarakat desa.

Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pusat KKN Kolaboratif atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar pemenuhan kurikulum akademik, melainkan sebagai agen perubahan yang siap menghadirkan inovasi bagi pembangunan desa.

"Kami menyambut adik-adik mahasiswa dengan tangan terbuka dan optimisme tinggi. Kecamatan Panti memiliki potensi alam yang luar biasa di sektor pertanian, perkebunan, hingga pariwisata. Namun, kami juga menghadapi tantangan sosial seperti pemutakhiran data kemiskinan, penanganan stunting, dan penguatan literasi digital aparatur desa. Di sinilah sinergi kampus dan pemerintah desa diuji untuk melahirkan solusi nyata," ujar Hendra.

Pemerintah Kecamatan Panti berharap, para mahasiswa dapat berfokus pada pilar utama program yang diamanatkan, khususnya mewujudkan Visi Desa Cinta (Desa Cerdas, Inklusif, Sehat, Tangguh Ekonomi, dan Aman). Agenda krusial yang dititipkan antara lain optimalisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) desa, serta pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar jaminan sosial pemerintah dapat tersalurkan tepat sasaran.

Sementara itu, perwakilan DPL, Susilo Ambarwati, M.Pd., menjelaskan bahwa para mahasiswa yang diterjunkan telah dibekali berbagai disiplin ilmu yang saling melengkapi. Format interdisipliner ini dirancang agar program kerja yang disusun dapat menyentuh berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari kesehatan, ekonomi kreatif, teknologi informasi, hingga hukum kemasyarakatan.

"Mahasiswa kami berasal dari latar belakang program studi dan kampus yang beragam, seperti kedokteran, ekonomi, hukum, pertanian, hingga teknik. Kami telah berpesan agar mereka menanggalkan ego almamater dan melebur menjadi satu kekuatan demi mengabdi di Kecamatan Panti. Kuncinya adalah mendengar, mengamati, dan berkolaborasi dengan warga lokal," ungkap Susilo.

Usai prosesi serah terima secara simbolis, para mahasiswa langsung bertolak menuju desa penempatan masing-masing dengan pendampingan dari kepala desa setempat. Jajaran pemerintah desa menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kebutuhan logistik, koordinasi, dan keamanan mahasiswa selama membaur bersama masyarakat.

Kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak berupa pembangunan fisik, tetapi juga mampu melakukan alih pengetahuan (transfer of knowledge) serta menginspirasi generasi muda desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Integrasi pemikiran kritis akademisi dan kearifan lokal masyarakat ini menjadi langkah awal menuju kemandirian Kecamatan Panti. (jha)

Galeri Foto