Respons Aduan Warga, BPBD Jember Jadwalkan Distribusi Air Bersih Tiap Empat Hari di Kalisat
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Respons Aduan Warga, BPBD Jember Jadwalkan Distribusi Air Bersih Tiap Empat Hari di Kalisat
JEMBER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Kasengan, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Rabu (14/10/2026). Bantuan tersebut merupakan distribusi perdana untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak.
Penyaluran dilakukan di RT 01 RW 06 Dusun Kasengan setelah BPBD Jember menerima laporan pengaduan masyarakat melalui Wadul Gus’e ID WhatsApp dengan nomor laporan Q 2809261728459. Aduan tersebut disampaikan oleh Ummamah Nurul Hati, yang mengajukan permohonan bantuan air bersih bagi warga setempat.
Sebelum penyaluran, BPBD Jember telah melaksanakan asesmen pada 12 Oktober 2026. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, wilayah Dusun Kasengan direkomendasikan mendapatkan distribusi air bersih secara berkala setiap empat hari sekali untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Bersama kepala desa dan perangkat desa setempat, tim kemudian melaksanakan distribusi bantuan air bersih berkapasitas 5.000 liter kepada warga terdampak.
Selain penyaluran air bersih, BPBD Jember juga menyalurkan bantuan empat unit tandon air untuk mendukung penyimpanan dan memudahkan warga dalam mengakses air bersih. Tim turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait upaya menghadapi dampak kekeringan.
Muhammad Asrio Putra, personel TRC BPBD Kabupaten Jember, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan hasil asesmen di lapangan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga dan hasil asesmen yang telah kami lakukan. Kami menyalurkan 5.000 liter air bersih serta bantuan empat unit tandon untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat terdampak kekeringan,” ujar Asrio.
Ia menambahkan, berdasarkan rekomendasi hasil asesmen, distribusi air bersih direncanakan berlangsung setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi warga selama kekeringan masih berdampak pada wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaan kegiatan, BPBD Jember berkoordinasi dengan kepala desa, perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan menjangkau warga yang membutuhkan.
BPBD Jember juga merekomendasikan agar distribusi air bersih dilanjutkan secara berkala sesuai hasil asesmen serta meneruskan penanganan lanjutan kepada perangkat daerah terkait.
Melalui upaya ini, BPBD Kabupaten Jember berkomitmen merespons kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan dan membantu memastikan ketersediaan air bersih bagi warga. Kegiatan distribusi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB tersebut selesai pada pukul 11.30 WIB tanpa kendala berarti. (bob)