logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Revolusi Data Kesehatan FKTP di Jember, Kemenkes Dorong Percepatan Pelaporan Akurat di Puskesmas

  • 22 Juni 2026
  • Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
revolusi-data-kesehatan-fktp-di-jember-kemenkes-dorong-percepatan-pelaporan-akurat-di-puskesmas-20260624

Revolusi Data Kesehatan FKTP di Jember, Kemenkes Dorong Percepatan Pelaporan Akurat di Puskesmas

JEMBER, 22 JUNI 2026 – Transformasi pengelolaan data kesehatan di tingkat layanan primer terus diperkuat di Kabupaten Jember. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Jember bersama Kementerian Kesehatan RI mendorong puskesmas untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pelaporan data melalui kegiatan Data Review FKTP yang digelar pada 12 Juni 2026 di Aula Letkol Moch. Sroedji Bakorwil V Jember.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala puskesmas se-Kabupaten Jember, Tim RISE, serta perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Irwan Panca. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan sistem pelaporan data kesehatan yang menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan layanan kesehatan di daerah.

Dalam pembahasan, sejumlah indikator utama menjadi sorotan, mulai dari cakupan layanan kesehatan, pengelolaan dana kapitasi, pelaksanaan program kesehatan, hingga indikator mutu pelayanan puskesmas. Selain itu, data terkait Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) juga menjadi perhatian dalam upaya memperkuat sistem pemantauan kesehatan masyarakat.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Irwan Panca, menegaskan pentingnya pelaporan data yang jujur, lengkap, dan sesuai kondisi lapangan. Menurutnya, keterbukaan data menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di fasilitas pelayanan tingkat pertama.

“Kalau ada kasus kematian, laporkan saja semuanya sesuai data di lapangan. Selanjutnya kita bersama-sama mencari solusi dari masalah tersebut, bagaimana caranya agar angka tersebut bisa menjadi nol,” ujar dr. Irwan Panca.

Ia menjelaskan bahwa kualitas data sangat menentukan ketepatan intervensi kesehatan. Semakin cepat dan akurat data dilaporkan, semakin cepat pula respons yang dapat dilakukan untuk mencegah kasus serupa terulang.

Sementara itu, DinkesPPKB Kabupaten Jember menekankan pentingnya integrasi data antar puskesmas agar proses evaluasi dan perencanaan program kesehatan dapat dilakukan secara lebih efektif. Penguatan sistem data ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di seluruh wilayah Jember.

Tim RISE turut memberikan pendampingan dalam penguatan analisis data, sehingga puskesmas dapat membaca tren kesehatan secara lebih tepat dan berbasis bukti. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan terarah di lapangan.

Melalui penguatan sistem data FKTP ini, Kabupaten Jember menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih responsif, sekaligus mempercepat penanganan isu strategis seperti AKI, AKB, dan peningkatan mutu pelayanan puskesmas. (fam)

Galeri Foto