logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Hujan Lebat Picu Banjir Luapan di Tanggul Kulon, Enam Rumah Terdampak Endapan Lumpur

  • 04 Maret 2026
  • Dibaca 381 Kali
Bagikan Via:
hujan-lebat-picu-banjir-luapan-di-tanggul-kulon-enam-rumah-terdampak-endapan-lumpur-20260304

Hujan Lebat Picu Banjir Luapan di Tanggul Kulon, Enam Rumah Terdampak Endapan Lumpur

Banjir luapan terjadi di wilayah Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan pada pukul 23.10 WIB setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari. Lokasi terdampak berada di Jalan Urip Sumoharjo RT/RW 03/10 yang berdekatan dengan bantaran Sungai Tanggul. Akibat kejadian ini, enam rumah warga terdampak genangan air yang masuk ke dalam bangunan.

Banjir luapan dipicu oleh kenaikan debit air dari aliran Sungai Tengah di bagian hulu yang kemudian berdampak pada peningkatan volume air Sungai Tanggul. Sekitar pukul 17.30 WIB, air mulai masuk ke dalam rumah warga melalui lubang pembuangan kamar mandi, terutama pada bangunan yang berada di posisi lebih rendah atau semi-basement di bantaran sungai. Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah berkisar antara lima hingga sepuluh sentimeter. Selain genangan, rumah warga juga terdampak endapan lumpur dengan ketebalan kurang lebih dua hingga lima sentimeter yang mengotori lantai dan perabotan rumah tangga.

Menyikapi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat desa, Dinas Sosial/Tagana, RT/RW, Relawan Barat Daya, dan warga setempat segera melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi terdampak. Petugas juga melakukan dokumentasi serta membantu proses pembersihan material lumpur dari dalam rumah warga. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, sehingga fokus penanganan diarahkan pada percepatan pembersihan dan pemulihan aktivitas warga. Sinergi antarunsur di lapangan membuat proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Berdasarkan laporan terakhir pada pukul 22.30 WIB, sebagian besar rumah yang terdampak lumpur telah selesai dibersihkan. Warga yang masih melakukan pembersihan berencana melanjutkan secara mandiri keesokan harinya. Aktivitas masyarakat dilaporkan telah kembali normal dan kondisi di lokasi dalam keadaan aman serta terkendali. Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan tidak membangun rumah di bantaran sungai atau zona rawan bencana guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Galeri Foto