RSD dr. Soebandi Gelar Edukasi World Hypertension Day 2026
- 22 Mei 2026
- Dibaca 78 Kali
Bagikan Via:
RSD dr. Soebandi Gelar Edukasi World Hypertension Day 2026
Dalam rangka memperingati World Hypertension Day 2026, KSM Jantung dan Pembuluh Darah RSD dr. Soebandi bekerja sama dengan PERKI Surabaya menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertema “Measure Your Blood Pressure, Control It, Live Longer!” yang berlangsung di ruang tunggu Poli Jantung RSD dr. Soebandi, Sabtu (17/5/2026).
Kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Dwi Ariyanti, Sp.JP FIHA, dengan moderator Ns. Noer Choliq, S.Kep.
Dalam pemaparannya, dr. Dwi Ariyanti menjelaskan bahwa hipertensi dikenal sebagai silent killer atau pembunuh senyap karena sering kali tidak menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan. Berdasarkan data yang disampaikan, satu dari tiga orang dewasa di Indonesia menderita hipertensi sehingga diperlukan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai target tekanan darah ideal, yakni di bawah 130/80 mmHg, serta pentingnya pengendalian faktor risiko lain seperti kolesterol tinggi, diabetes, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan pola hidup tidak sehat.
Selain itu, narasumber mengajak peserta menerapkan lima pilar tata kelola hipertensi, yaitu menjaga pola makan rendah garam, rutin berolahraga, mengelola stres, patuh minum obat, dan kontrol berkala ke fasilitas kesehatan. Edukasi juga menekankan pentingnya pemantauan tekanan darah mandiri di rumah secara rutin.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang memenuhi ruang tunggu Poli Jantung. Suasana semakin meriah saat sesi tanya jawab berlangsung aktif dan disertai pembagian hadiah menarik bagi peserta yang berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, KSM Jantung dan Pembuluh Darah RSD dr. Soebandi berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah serta lebih sadar akan pentingnya deteksi dan pengendalian hipertensi sejak dini.