Sampah Menumpuk, Air Meluap! DPUPR Jember Bersihkan Drainase Jalan Mastrip.
- 23 Juni 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Sampah Menumpuk, Air Meluap! DPUPR Jember Bersihkan Drainase Jalan Mastrip.
Jember, 20 Juni 2026 - Sampah Menumpuk, Air Meluap! DPUPR Jember Bersihkan Drainase Jalan Mastrip.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Tim URC wilayah Kota melaksanakan kegiatan normalisasi drainase di Jalan Mastrip, tepatnya di depan Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sedimen, sampah plastik, lumpur, serta material lainnya yang terbawa aliran air.Penyumbatan tersebut menyebabkan kapasitas saluran drainase menurun secara signifikan. Ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut, air yang seharusnya mengalir melalui saluran tidak dapat tertampung secara optimal. Akibatnya, air meluap hingga menggenangi badan jalan dan area di sekitar pertokoan maupun bangunan warga.
Genangan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintasi lokasi, sehingga memicu antrean panjang dan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu, beberapa pemilik bangunan di sekitar lokasi mengaku aktivitas usahanya ikut terganggu karena air sempat masuk ke halaman bahkan mendekati area bangunan.
Melihat kondisi tersebut, DPUPR Kabupaten Jember segera menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan normalisasi saluran. Proses pekerjaan diawali dengan pembongkaran endapan sedimen yang memenuhi dasar drainase, kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan sampah plastik, ranting, lumpur, dan material lain yang menghambat aliran air. Material hasil pengerukan kemudian diangkut agar tidak kembali masuk ke saluran saat hujan turun.
Selain membersihkan sedimen, petugas juga melakukan pemeriksaan pada kondisi saluran secara menyeluruh guna memastikan tidak terdapat penyempitan maupun hambatan lain yang dapat mengurangi kapasitas drainase. Dengan normalisasi tersebut, diharapkan fungsi saluran kembali optimal sehingga air hujan dapat mengalir dengan lancar menuju saluran pembuangan berikutnya tanpa menyebabkan luapan di permukaan jalan.
Sariyanto Koordinator Wilayah (Korwil) Kota DPUPR Kabupaten Jember menjelaskan bahwa normalisasi drainase merupakan salah satu bentuk pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan secara rutin, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi tinggi mengalami genangan saat musim hujan.
"Drainase memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelancaran aliran air, terutama di kawasan perkotaan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Dari hasil pengecekan di lapangan, kami menemukan adanya penumpukan sedimen, sampah plastik, dan berbagai material lain yang menghambat aliran air. Kondisi ini menyebabkan kapasitas saluran berkurang sehingga saat hujan deras turun, air tidak mampu mengalir dengan baik dan akhirnya meluap ke badan jalan," ujarnya
Ia menambahkan bahwa penanganan dilakukan secepat mungkin agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak semakin meluas. Menurutnya, pemeliharaan drainase tidak hanya dilakukan ketika terjadi genangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menjaga fungsi infrastruktur tetap berjalan dengan baik.
"Melalui kegiatan normalisasi ini kami berharap saluran kembali berfungsi secara maksimal sehingga dapat mengurangi risiko genangan di ruas Jalan Mastrip. Namun keberhasilan pemeliharaan drainase juga memerlukan dukungan masyarakat. Kami mengimbau agar tidak membuang sampah ke saluran air karena kebiasaan tersebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya penyumbatan," tambahnya.
Kehadiran petugas DPUPR di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Jalan Mastrip mengaku kondisi genangan yang sering terjadi selama ini cukup mengganggu, terutama ketika hujan turun dengan durasi yang cukup lama.
"Kalau hujan deras, air sering meluap sampai ke jalan. Kendaraan jadi pelan-pelan lewat karena takut mogok, bahkan kadang macet cukup panjang. Kami yang punya usaha di sekitar sini juga khawatir karena air bisa masuk ke halaman. Alhamdulillah sekarang salurannya dibersihkan, semoga setelah ini aliran air lebih lancar dan tidak mudah banjir lagi," ungkap salah seorang warga.
Senada dengan itu, pengguna jalan yang melintas juga berharap kegiatan pemeliharaan seperti ini dapat dilakukan secara berkala. Menurut mereka, kawasan Jalan Mastrip merupakan salah satu jalur dengan volume kendaraan yang cukup tinggi karena menjadi akses menuju kawasan pendidikan, permukiman, dan pusat aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, keberadaan drainase yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
DPUPR Kabupaten Jember menegaskan bahwa pemeliharaan drainase akan terus menjadi salah satu prioritas dalam menjaga kualitas infrastruktur perkotaan. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, saluran yang bersih dan berfungsi optimal juga menjadi langkah penting dalam mengurangi potensi banjir maupun genangan yang dapat menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Melalui kegiatan normalisasi drainase di Jalan Mastrip ini, DPUPR Kabupaten Jember berharap sistem pengaliran air kembali bekerja secara optimal sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Di sisi lain, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase, menjadi faktor penting agar manfaat dari pemeliharaan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang dan infrastruktur yang telah dibangun dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (yan)