Santuni Enam Anak Yatim, Warga RW 028 Tegalboto Lor Rawat Tradisi Berbagi dan Gotong Royong
- 14 Juli 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Santuni Enam Anak Yatim, Warga RW 028 Tegalboto Lor Rawat Tradisi Berbagi dan Gotong Royong
JEMBER, 14 JULI 2026 – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga di lingkungan RW 028 Tegalboto Lor, Kelurahan Sumbersari. Sebanyak enam anak yatim dan piatu menerima santunan dalam kegiatan sosial yang digelar di Masjid Sunan Kalijogo, Jalan Kalimantan VIII RT 001 RW 028, Senin, 13 Juli 2026 Kegiatan tahunan tersebut dihadiri sekitar 60 warga sebagai wujud kebersamaan sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Dalam kegiatan itu, panitia menyalurkan santunan senilai Rp2 juta kepada enam anak yatim dan piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menjadi penyemangat bahwa mereka tetap mendapat perhatian dari lingkungan tempat tinggalnya.
Ketua penyelenggara, Bu Nyai Inayati, mengatakan santunan anak yatim telah menjadi agenda rutin tahunan warga RW 028. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian dan mempererat persaudaraan antarmasyarakat.
"Kami ingin memastikan anak-anak yatim di lingkungan kami merasakan kasih sayang dan perhatian dari keluarga besarnya, yaitu masyarakat. Semoga santunan ini membawa manfaat, sekaligus mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat berbagi dan gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan lingkungan kami," ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Puluhan warga bergotong royong menyiapkan seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan tempat, penggalangan santunan hingga pelaksanaan kegiatan. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya budaya saling membantu yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat RW 028 Tegalboto Lor.
Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi tausiyah oleh Kiai Drs. M. Sya'roni. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa memuliakan anak yatim sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keimanan.
Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim tidak cukup diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga dengan memberikan perhatian, kasih sayang, serta dukungan moral agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan memiliki harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai pondasi kerukunan masyarakat.
Ditempat terpisah, Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, ST, mengapresiasi konsistensi warga RW 028 dalam menyelenggarakan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara swadaya. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata penguatan nilai kemanusiaan sekaligus modal sosial dalam membangun lingkungan yang harmonis.
"Pemerintah Kelurahan Sumbersari sangat mengapresiasi inisiatif warga RW 028 yang secara istiqamah melaksanakan santunan anak yatim setiap tahun. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas, mempererat kebersamaan, dan menjadi teladan bahwa budaya gotong royong masih hidup serta menjadi kekuatan masyarakat Kelurahan Sumbersari," kata Bhatara.
Ia berharap semangat berbagi tersebut dapat menginspirasi lingkungan lain untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga nilai kepedulian dan kebersamaan semakin mengakar di tengah kehidupan warga.
Melalui kegiatan yang digelar secara rutin setiap tahun itu, warga berharap semangat berbagi terus diwariskan kepada generasi muda sehingga kepedulian sosial tetap tumbuh sebagai bagian dari karakter masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, RW 028 Tegalboto Lor menunjukkan bahwa gotong royong dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga keharmonisan lingkungan. (dan)