logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Seleksi Berkas Calon BPD Desa Pecoro Rampung, 11 Kandidat Lolos Siap Bertarung di Tingkat Dusun

  • 13 Mei 2026
  • Dibaca 325 Kali
Bagikan Via:
seleksi-berkas-calon-bpd-desa-pecoro-rampung-11-kandidat-lolos-siap-bertarung-di-tingkat-dusun-20260513

Seleksi Berkas Calon BPD Desa Pecoro Rampung, 11 Kandidat Lolos Siap Bertarung di Tingkat Dusun

JEMBER, 13 MEI 2026 - Pendopo Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Rabu 13 Mei 2026 tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi, para bakal calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga tim verifikasi dari Muspika Rambipuji mulai berdatangan untuk mengikuti proses seleksi dan verifikasi berkas calon anggota BPD Desa Pecoro.

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses demokrasi desa guna menentukan wakil masyarakat yang nantinya akan duduk sebagai anggota BPD dan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan desa.

Tim Muspika Kecamatan Rambipuji hadir langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Tim dipimpin langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, didampingi Kusnadi yang mewakili Danramil Rambipuji serta Iptu Awan Wahyudi yang mewakili Kapolsek Rambipuji.

Kehadiran jajaran Muspika ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan pendampingan agar proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara jujur, adil, dan kondusif. Suasana di pendopo desa berlangsung tertib namun penuh antusias, mengingat proses pemilihan anggota BPD selalu menjadi perhatian masyarakat desa.

Sebanyak 11 bakal calon anggota BPD Desa Pecoro mengikuti tahapan seleksi dan verifikasi administrasi. Para peserta berasal dari tiga dusun yang ada di Desa Pecoro, yakni Dusun Bindung, Dusun Kandangan, dan Dusun Krajan.

Dari Dusun Bindung terdapat tiga bakal calon anggota BPD, yakni Unzila Uyun H, Didik Tricahyono, dan Imil Hamdani. Ketiganya hadir langsung untuk menyerahkan dan memastikan kelengkapan administrasi sesuai persyaratan yang telah ditentukan panitia.

Sementara dari Dusun Kandangan terdapat dua nama bakal calon, yakni Imam Muzaeni dan Suroto. Keduanya dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan siap melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Sedangkan dari Dusun Krajan menjadi wilayah dengan jumlah bakal calon terbanyak. Tercatat ada enam orang bakal calon yang ikut dalam proses verifikasi, yaitu Edy Purwanto, Devi April Ningtyas, ABD. Rohman, Harianto, Saiful Bahri, dan Nur Indahsari.

Proses verifikasi dilakukan secara detail dan teliti oleh tim. Berbagai dokumen administrasi diperiksa satu per satu untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi syarat pencalonan sesuai aturan yang berlaku. Mulai dari identitas diri, persyaratan administrasi kependudukan, hingga dokumen pendukung lainnya menjadi perhatian dalam tahapan ini.

Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, dalam arahannya menyampaikan bahwa proses seleksi dan verifikasi merupakan tahapan penting agar anggota BPD yang nantinya terpilih benar-benar memiliki legalitas dan memenuhi syarat untuk menjadi representasi masyarakat desa.

Ia juga menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis dalam pembangunan desa. Tidak hanya sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan desa, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat agar setiap program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Menurutnya, proses demokrasi desa harus dijaga bersama agar berjalan aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan. Perbedaan pilihan dalam pemilihan anggota BPD diharapkan tidak sampai memecah persatuan masyarakat desa.

“Pemilihan BPD adalah bagian dari demokrasi desa. Mari dijaga bersama agar tetap kondusif dan menghasilkan wakil masyarakat yang benar-benar amanah,” pesan Roni Herman Baza di hadapan peserta dan panitia.

Sementara itu, pihak Muspika juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Desa Pecoro dalam mengikuti proses pencalonan anggota BPD. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk meningkatnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa melalui jalur kelembagaan desa.

Kehadiran keterwakilan perempuan dalam pencalonan anggota BPD juga menjadi perhatian positif dalam proses demokrasi desa kali ini. Partisipasi perempuan diharapkan mampu memperkuat fungsi BPD dalam menyerap aspirasi seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. (sai)

Galeri Foto