logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Siapkan Home Care, Gus Fawait Prioritaskan Warga Miskin-Disabilitas

  • 17 Juli 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
siapkan-home-care-gus-fawait-prioritaskan-warga-miskin-disabilitas-20260717

Siapkan Home Care, Gus Fawait Prioritaskan Warga Miskin-Disabilitas

JEMBER, 17 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat pelayanan kesehatan dengan meluncurkan program Home Care, sebuah layanan jemput bola yang memungkinkan tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga pasien dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan datang ke puskesmas maupun rumah sakit.

Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dapat diakses seluruh warga tanpa terkecuali. Karena itu, pemerintah daerah tidak lagi menunggu masyarakat datang berobat, melainkan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah pasien melalui program Home Care.

Menurutnya, masih banyak warga yang mengalami kendala ekonomi maupun keterbatasan fisik sehingga tidak mampu menjangkau fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Jember agar tidak ada masyarakat yang kehilangan kesempatan memperoleh layanan medis hanya karena faktor jarak, biaya transportasi, maupun kondisi kesehatan.

"Kami ingin mengubah pola pelayanan kesehatan. Pemerintah harus hadir mendatangi masyarakat yang membutuhkan. Melalui Home Care, tenaga kesehatan akan datang langsung ke rumah warga, terutama masyarakat miskin, lansia, penyandang disabilitas, dan pasien yang mengalami keterbatasan mobilitas," ujar Fawait, saat memberi penjelasan di acara Proguse Update di lapangan SMP Negeri 1 Jember, Jumat 17 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, Home Care akan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas yang melakukan pemeriksaan, pemantauan kondisi pasien, pemberian terapi sesuai kebutuhan, hingga edukasi kesehatan kepada keluarga. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap agar mendapatkan pelayanan secara cepat dan tepat.

Selain kunjungan langsung, Pemkab Jember juga mengembangkan layanan telemedicine untuk mempermudah masyarakat berkonsultasi dengan tenaga medis tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Inovasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mempercepat penanganan pasien, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan akses terbatas.

Fawait menegaskan, kehadiran Home Care bukan sekadar program kesehatan, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan yang selama ini menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh pelayanan medis.

"Tujuan kami sederhana, tidak boleh ada warga Jember yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena tidak mampu datang ke rumah sakit atau puskesmas. Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM., yang ditemui usai kegiatan, menyambut baik peluncuran program tersebut. Menurutnya, Home Care menjadi terobosan penting karena mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Program Home Care merupakan langkah nyata menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih humanis. Kami di tingkat kecamatan siap mendukung pelaksanaannya melalui koordinasi dengan kelurahan, puskesmas, dan perangkat wilayah agar warga yang membutuhkan dapat segera terlayani," kata Deni.

Peluncuran Home Care menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Dengan pendekatan jemput bola yang dipadukan dengan layanan telemedicine, Pemkab berharap angka keterlambatan penanganan pasien dapat ditekan, akses kesehatan semakin merata, serta kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan, terus meningkat. (sar)

Galeri Foto