logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sinergi BPBD dan Banser: Membangun Ketangguhan Masyarakat Jember dari Bencana

  • 17 Januari 2026
  • Dibaca 284 Kali
Bagikan Via:
sinergi-bpbd-dan-banser-membangun-ketangguhan-masyarakat-jember-dari-bencana-20260117

Sinergi BPBD dan Banser: Membangun Ketangguhan Masyarakat Jember dari Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memperkuat kesiapsiagaan relawan kebencanaan melalui kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Sekolah Komandan Banser yang diikuti oleh anggota Satkaryon Banser Jenggawah. Sosialisasi digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di SMP Raudhotut Tholabah, Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini didasarkan pada Surat Satkaryon Banser Jenggawah Nomor 001/SKR-SR-01/I/2026 tentang permohonan pemateri, serta disposisi Kepala BPBD Kabupaten Jember. Dasar tersebut menjadi landasan formal bagi BPBD untuk hadir secara langsung memberikan materi kebencanaan kepada para peserta. Dengan adanya dasar kegiatan yang jelas, sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi peserta. BPBD Kabupaten Jember memandang Banser sebagai mitra strategis dalam penanggulangan bencana di tingkat akar rumput.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 orang anggota Satkaryon Banser Jenggawah yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, dan Mars Tangguh sebagai bentuk penguatan nilai nasionalisme dan semangat kebangsaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PAC GP Ansor Jenggawah, Bapak Mahfudz, S.Pd.I, yang menekankan pentingnya peran Banser dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Materi utama disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Bapak Zughrinada Wahyudi Hidayat, S.T., M.Si., yang membahas dasar-dasar penanggulangan bencana. Dalam paparannya, dijelaskan mengenai jenis-jenis bencana, prinsip kesiapsiagaan, serta peran relawan dalam fase pra, saat, dan pascabencana. Selanjutnya, materi Rapid Assessment dan cara penanganan korban disampaikan oleh Rezha Pratama, yang memberikan pemahaman teknis terkait penilaian cepat di lokasi kejadian bencana. Materi tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan awal yang dapat diterapkan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap mampu mendorong dan memotivasi anggota Banser untuk semakin aktif mengabdikan diri dalam penanggulangan bencana. Keberadaan Banser sebagai relawan berbasis komunitas dinilai sangat strategis karena dekat dengan masyarakat dan cepat dalam merespons kejadian darurat. Dengan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kebencanaan, Banser diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Jember, PAC GP Ansor Jenggawah, dan Satkaryon Banser Jenggawah. Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan. BPBD Kabupaten Jember menegaskan bahwa upaya pengurangan risiko bencana tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, diharapkan tercipta masyarakat Jember yang lebih siap, tangguh, dan sigap menghadapi bencana.

Galeri Foto