Sinergi di Jalan Raya: Bapenda dan Satlantas Jember Dorong Keselamatan Sekaligus Kepatuhan Pajak Kendaraan
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Sinergi di Jalan Raya: Bapenda dan Satlantas Jember Dorong Keselamatan Sekaligus Kepatuhan Pajak Kendaraan
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 – Sinergi lintas instansi kembali diperkuat guna menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus mendongkrak penerimaan pendapatan daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Satlantas Polres Jember menggelar operasi gabungan serta sosialisasi intensif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas Kabupaten Jember ini berfokus pada dua aspek utama: penertiban kelengkapan fisik serta legalitas berkendara, dan dorongan aktif kepada masyarakat agar tertib menjalankan kewajiban administrasi perpajakan kendaraan.
Dalam penertiban tersebut, petugas gabungan memeriksa kelengkapan standar keselamatan kendaraan roda dua maupun roda empat, seperti penggunaan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, spion, serta kelaikan teknis kendaraan. Bersamaan dengan itu, pemeriksaan dokumen kepemilikan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan masa berlaku tanda bukti pelunasan pajak kendaraan turut dilakukan secara menyeluruh.
Langkah terpadu ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan taat hukum di jalan raya. Ketertiban administrasi dinilai berbanding lurus dengan kepatuhan hukum, yang pada akhirnya bermuara pada perlindungan keselamatan pengendara itu sendiri. Di sisi lain, kepatuhan masyarakat dalam menunaikan PKB dan BBNKB secara langsung memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk pembiayaan infrastruktur dan pelayanan publik.
Guna memberikan kemudahan bagi pengguna jalan, tim gabungan juga menyediakan unit layanan pembayaran pajak di tempat. Fasilitas ini disambut positif oleh warga yang masa berlaku pajaknya mendekati jatuh tempo atau terlewat, sehingga proses pelunasan kewajiban dapat diselesaikan secara cepat dan transparan tanpa harus mendatangi kantor Samsat induk.
Staf Bapenda, Arin, menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif tetap menjadi prioritas utama tim di lapangan sepanjang pelaksanaan operasi.
"Operasi gabungan ini bukan semata-mata langkah penindakan, melainkan sarana edukasi langsung kepada masyarakat luas. Kami ingin memastikan setiap pengendara di Jember tidak hanya merasa aman karena kendaraannya laik dan dokumennya lengkap, tetapi juga memahami betul peran pentingnya sebagai wajib pajak. Kepatuhan terhadap PKB dan BBNKB bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kontribusi nyata yang manfaatnya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk perbaikan jalan dan fasilitas umum yang kita gunakan sehari-hari," tutur Arin saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Operasi bersama yang berjalan tertib dan lancar ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif warga Jember mengenai pentingnya keselamatan berkendara yang selaras dengan kepatuhan administrasi perpajakan secara berkesinambungan.(na)