Sinergi Dinkes Jember dan Pemprov Jatim, Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Tekan Angka Kematian Ibu-Bayi
- 31 Juli 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Dinkes Jember dan Pemprov Jatim, Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Tekan Angka Kematian Ibu-Bayi
JEMBER, 31 JULI 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu yang digelar pada Kamis, 30 Juli 2026.
Acara yang berlangsung secara hibrida (hybrid)—luring di Hotel Aston Jember dan daring melalui Zoom Meeting—tersebut menjadi wadah koordinasi, pembinaan, sekaligus evaluasi terhadap berbagai program kesehatan di Kabupaten Jember.
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam pelaksanaan program kesehatan. Selain sebagai sarana pembinaan, Monev Terpadu ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi capaian, menganalisis tantangan, serta merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., MARS., berharap Kabupaten Jember terus berjalan seiring dengan arah kebijakan nasional dalam pembangunan kesehatan.
"Kabupaten Jember diharapkan tetap in line dengan kebijakan nasional demi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Alhamdulillah, Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Jember pada 2025 mengalami penurunan. Meski begitu, masih ada indikator yang perlu dievaluasi bersama, baik yang dapat dikendalikan maupun yang tidak," ujar Prof. Erwin.
Ia optimistis, dengan kesamaan cara pandang antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada 2026.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., menegaskan komitmen Pemkab Jember untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor dan pembinaan berkelanjutan.
"Meskipun capaian Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Jember sudah di bawah target, upaya penekanannya harus terus diperkuat agar tren positif ini terjaga. Melalui Monev ini, kami berharap memperoleh masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak," ungkap Zamroni.
Melalui integrasi program ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember dan Dinkes Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk menyamakan persepsi serta mendorong optimalisasi kinerja seluruh program kesehatan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan langkah perbaikan yang tepat sasaran, berkontribusi nyata pada pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan mendukung terwujudnya SDM yang sehat serta unggul. (ken)