Sinergi Lintas Sektor di Jombang Kompak Terapkan Manajemen Sampah Hulu Pasca-Edukasi Cak Mad
- 11 Juni 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Lintas Sektor di Jombang Kompak Terapkan Manajemen Sampah Hulu Pasca-Edukasi Cak Mad
JEMBER, 11 Juni 2026 — Komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan mulai direalisasikan secara nyata di wilayah Kecamatan Jombang. Pasca-pelaksanaan sosialisasi intensif Gerakan "Pilah Pilih" Langkah Kecil Warga Jombang untuk Lingkungan Lestari yang digelar Rabu kemarin, seluruh elemen masyarakat mulai dari lini kader desa hingga instansi hari ini bergerak serentak mengaplikasikan ilmu manajemen sampah langsung dari lingkungan rumah tangga.
Sebelumnya, agenda strategis yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Jombang tersebut berjalan sukses dengan mempertemukan penggerak PKK se-Kecamatan Jombang, perangkat desa, perwakilan anggota Bhayangkari, serta persit kartika chandra kirana setempat. Pihak kecamatan menghadirkan Ketua Bank Sampah Induk Karya Mandiri Kabupaten Jember, Ahmad Sugiarto (Cak Mad Sampah), sebagai narasumber utama untuk membedah potensi ekonomi sirkular, sekaligus menggandeng organisasi Sajjadah sebagai mitra penggerak lokal.
Sinergi pembekalan kemarin Rabu, 10 Juni 2026, memberikan pemahaman baru bagi para peserta bahwa sampah anorganik dan rongsokan harian memiliki nilai manfaat yang tinggi jika dipilah secara benar sejak dari area dapur. Sebagai pilar penggerak di masyarakat, kader PKK, Bhayangkari, dan Persit kini mengemban misi penting untuk menjadi pelopor pemisahan komoditas sampah organik, anorganik, hingga limbah berbahaya (B3) di lingkungan asrama dan tempat tinggal mereka guna menekan pembuangan sampah tak terurai keluar pagar rumah.
"Kami dari organisasi Sajjadah yang setiap bulan rutin memilah sampah rongsokan sangat menyambut baik kolaborasi ini. Melalui wadah yang dibuka oleh kecamatan kemarin, kami bisa saling berbagi metode praktis dengan ibu-ibu pkk, bhayangkari, persit, dan perangkat desa. Kami optimis, jika pemilahan rongsokan ini menjadi gerakan massal, volume sampah ke TPA akan berkurang drastis," ujar Soping Pribadi salah satu perwakilan dari organisasi Sajjadah saat dikonfirmasi mengenai jalannya kemitraan pasca-acara.
Langkah taktis ini dirancang agar sosialisasi yang diberikan tidak mandek sebagai acara seremonial semata. Pemerintah Kecamatan Jombang mengawal ketat hasil edukasi hulu ini agar langsung ditransformasikan menjadi budaya baru di tingkat desa yang bersih, terstruktur, dan berkelanjutan dari waktu ke waktu demi mendukung penuh program penataan lingkungan hidup yang sehat di Kabupaten Jember.
"Melalui Gerakan Pilah Pilih ini, Pemerintah Kecamatan Jombang ingin menyatukan frekuensi seluruh elemen organisasi dan komunitas masyarakat dengan program strategis Pemkab Jember. Kita gerakkan penataan ini dari hulu, sehingga ke depannya wilayah Jombang bisa menjadi contoh daerah yang mandiri dalam pengelolaan sampah dan bebas dari ancaman krisis lingkungan," tegas Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP.,M.M., mengenai target keberlanjutan pasca-sosialisasi tersebut.