logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

SMP Negeri 04 Tanggul Rutin Cek MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa

  • 14 Maret 2026
  • Dibaca 312 Kali
Bagikan Via:
smp-negeri-04-tanggul-rutin-cek-mbg-sebelum-dibagikan-ke-siswa-20260314

SMP Negeri 04 Tanggul Rutin Cek MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa

JEMBER, 13 MARET 2026 – SMP Negeri 4 Tanggul, Kabupaten Jember, rutin melakukan pengecekan ketat terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada siswa. Pengecekan tersebut meliputi uji organoleptik, seperti aroma, warna, tekstur, dan rasa, serta memastikan makanan layak dikonsumsi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin makanan yang diterima siswa dalam kondisi segar, aman, dan bergizi. Selain itu, pengecekan juga bertujuan mencegah kemungkinan adanya makanan yang sudah tidak layak, seperti basi atau terkontaminasi.

Pihak sekolah memastikan, proses pengecekan dilakukan bersama guru yang tergabung dalam kelompok kerja (pokja) khusus MBG. Pemeriksaan ini dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang mengatur proses pengecekan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa.

Pemeriksaan mencakup aroma, perubahan warna, tekstur, hingga kelayakan konsumsi makanan. Jika ditemukan makanan yang tidak layak, misalnya basi atau terdapat ulat, pihak sekolah tidak akan membagikannya kepada siswa dan segera berkoordinasi dengan penyedia makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah tersebut penting untuk memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan. Tanpa pemeriksaan terlebih dahulu, dikhawatirkan ada makanan yang sebenarnya tidak layak dikonsumsi.

Program MBG, lanjutnya, merupakan salah satu upaya membantu pemenuhan gizi anak sekolah. Karena itu, kualitas makanan yang diberikan harus tetap menjadi perhatian pihak sekolah, khususnya para guru yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Sementara itu, Camat Tanggul Fariqul Mashudi, S.Sos, mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak sekolah. Ia menilai upaya tersebut bukan untuk mempersulit proses distribusi MBG, melainkan sebagai bentuk ikhtiar memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman dan berkualitas.

Ia menjelaskan, Bupati Jember telah membentuk Satuan Tugas MBG yang bertugas melakukan pengawasan. Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur, seperti dokter, kepala puskesmas, Kapolsek, Komandan Rayon Militer, serta ahli gizi dari puskesmas.

Satgas tersebut secara rutin dan berkelanjutan melakukan pengecekan terhadap kelayakan dapur MBG yang berada di wilayah Kecamatan Tanggul.

Menurut camat, jika dalam pemeriksaan ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, Dinas Pendidikan meminta pihak sekolah tidak langsung membagikannya kepada siswa.

Sekolah dianjurkan berkoordinasi dengan pihak penyedia makanan atau penanggung jawab program MBG. Ia berharap program MBG dapat terus berjalan lebih baik, baik dari segi kualitas makanan maupun kebersihan wadahnya, sehingga nilai gizi makanan tetap terjaga.

Program MBG di SMP Negeri 4 Tanggul juga disambut positif oleh para siswa. Salah satu siswa kelas VIII, Andi, mengaku merasa terbantu dengan adanya program tersebut.

Sejak adanya MBG, Andi mengatakan uang sakunya sering tersisa karena kebutuhan makan di sekolah sudah terpenuhi. Sisa uang tersebut kemudian ia gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah atau ditabung. (psn)

Galeri Foto