logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukowono

Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi ETP di Sukowono, Pembayaran PBB Makin Mudah dan Transparan

  • 06 Juli 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
sosialisasi-dan-bimtek-aplikasi-etp-di-sukowono-pembayaran-pbb-makin-mudah-dan-transparan-20260707

Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi ETP di Sukowono, Pembayaran PBB Makin Mudah dan Transparan

JEMBER, 06 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mematangkan langkah digitalisasi guna mendongkrak transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) penggunaan aplikasi ETP Jember bagi aparatur desa di wilayah Kecamatan Sukowono dan Kecamatan Sumberjambe, Senin 06 Juli 2026.

Bertempat di Aula Nusantara Kantor Kecamatan Sukowono, agenda ini dirancang untuk mempercepat transisi sistem pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari konvensional menuju digital. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tim Bapenda Jember, para kepala desa, Kepala Seksi Pemerintahan, serta petugas pemungut PBB dari kedua wilayah kecamatan tersebut.

Sekretaris Kecamatan Sukowono, Ketang, S.T., M.Si., menegaskan bahwa penerapan aplikasi ETP Jember merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, intervensi teknologi mutlak diperlukan agar proses administrasi perpajakan di tingkat desa menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan akurat.

"Kehadiran aplikasi ini adalah solusi nyata untuk menghadirkan pelayanan yang responsif. Di sisi lain, sistem digital terintegrasi akan membantu Pemkab Jember mengoptimalkan penghimpunan pendapatan daerah, yang muaranya kembali pada percepatan pembangunan infrastruktur wilayah," ujar Ketang dalam sambutannya.

Sementara itu, perwakilan Bapenda Kabupaten Jember, Deny Wijananto, memaparkan bahwa aplikasi ETP Jember membawa misi besar dalam memperkuat pilar akuntabilitas keuangan daerah. Penggunaan platform digital ini diklaim mampu meminimalisasi potensi celah kebocoran penyetoran pajak di lapangan, sekaligus mempermudah kerja para petugas pemungut.

"Fokus utama kami adalah menghadirkan ekosistem penagihan yang bersih dan transparan. Dengan ETP Jember, petugas di desa kini memiliki alat yang memudahkan pencatatan serta pelaporan secara real-time. Kami berharap seluruh elemen desa dapat memaksimalkan teknologi ini," kata Deny menjelaskan.

Sebagai bahan evaluasi, Bapenda Jember juga merilis capaian realisasi penerimaan PBB hingga awal Juli 2026 untuk wilayah Sukowono dan Sumberjambe. Data tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi seluruh pemerintah desa untuk saling memacu performa dan mempercepat pelunasan PBB melalui ekosistem digital yang baru.

Melalui sinergi dan pembekalan teknis ini, Pemkab Jember optimistis seluruh aparatur desa mampu mengoperasikan aplikasi ETP Jember secara mandiri. Langkah ini diharapkan tidak hanya mempermudah warga dalam menunaikan kewajiban pajaknya, tetapi juga efektif mendorong kemandirian fiskal Kabupaten Jember ke depan. (rul)

Galeri Foto